TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan teroris atau eks narapidana kasus terorisme, Mukhtar alias Tengku Tar Bin Ibrahim (36), alih profesi menjadi seorang petani.
Pria berusia 36 tahun ini tinggal di Dusun Keude, Desa Blang Cruem, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Banda Aceh.
Setelah keluar dari dinginnya penjara, ia baru menjadi petani mengelola tanah pertanian miliknya sendiri.
Mukhtar memanam pepaya australia, semangka, dan tanaman porang.
Pria yang juga dikenal dengan nama Tengku Mukhtar ini juga pernah dikunjungi oleh Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro pada Rabu (7/4/2021) lalu.
Kolonel Inf Sumirating Baskoro juga mengaku salut atas usaha yang dilakukan Mukhtar saat ini, Jumat (9/4/2021).
“Kita salut kepada saudara kita ini yang begitu ulet dalam menjalankan usaha pertaniannya dalam beberapa bulan terakhir," kata dia.
Sumirating juga berusaha membantu beberapa peralatan pertanian kepada Tengku Mukhtar .
Hal ini supaya lahan seluas 8.000 meter persegi tersebut bisa ditanami berbagai jenis tanaman semusim.
Tanaman pepaya milik Mukhtar, lanjut dia, sudah mencapai 900 pohon.
Bahkan sudah memberi penghasilan dengan panen setiap dua kali dalam seminggu.
Sebagai informasi, Mukhtar alias Tengku Tar Bin Ibrahim (36), adalah eks narapidana kasus terorisme,
Mukhtar adalah warga Dusun Keude, Desa Blang Cruem, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.
Baca: Rencana Impor Beras 1 Juta Ton Ditolak Legislator PDIP, Dinilai Bawa Dampak Kesengsaraan Bagi Petani
Baca: Pensiun dari Dunia Tinju, Mike Tyson Banting Setir Jadi Petani Ganja, Raup Omset Rp 9,9 M per Bulan
Mukhtar pernah terlibat serangkaian teror di tahun 2009 lalu, seperti dikutip dari Kompas.com.
Ia terlibat penembakan Ketua PMI Jerman.
Juga pelemparan granat asap di kantor United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) Aceh pada tahun 2009 silam.
Termasuk terlibat kasus penembakan rumah dua dosen di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Mukhtar ini dikenal sebagai Tengku Mukhtar alias Faruqy asal Aceh Utara.
Dia panglima tandhim Al Qaeda Wilayah Pasee, serta eks panglima laskar FPI Aceh.
Mukhtar pernah bergabung bersama Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Pasee.
Lalu ia diamankan pada 16 Maret 2010 di Lhokseumawe.
Baca: Viral Video Pria Mengaku Jadi Anak DPR Hina Petani, Berakhir Klarifikasi dan Minta Maaf
Baca: Lahan Kebanjiran, Petani Asal Pangandaran ini Sulap Atap Rumahnya Jadi Sawah
Baca: European Super League, Bentuk Perlawanan Dari Para Tim Elite Untuk UEFA
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka)
Baca selengkapnya tentang tanaman porang di sini