Respons UEFA
UEFA sebagai federasi tertinggi Eropa dan merupakan organisasi yang menaungi Liga-liga di Eropa mengecam keras rencana tersebut.
Bahkan petinggi UEFA, Jesper Moller mengatakan bahwa Man City, Chelsea dan Real Madrid yang telah lolos ke semifinal Liga Champions musim ini akan dikeluarkan, karena terlibat dalam proyek European Super League.
Ceferin presiden UEFA pun sangat marah atas keputusan yang dibuat oleh para petinggi klub besar tersebut.
Padahal UEFA sendiri akan merubah format Liga Champions demi mengakomodir keinginan dari klub-klub besar Eropa agar bisa mendapat pemasukan yang lebih besar dengan jumlah pertandingan dan peserta yang bertambah.
Bahkan Klub-klub yang akan menggagas ESL akan mendapat ancaman tidak akan bisa mengikuti kompetisi domestik, Eropa dan Internasional.
Termasuk, para pemain yang akan bermain dalam ESL diancam tidak bisa ikut bermain dalam Piala Dunia.
Baca: Florentino Perez
Klub-Klub penggagas ESL tidak gentar dengan ancaman yang diberikan oleh UEFA.
Bahkan klub-klub tersebut sudah membuat pernyataan resmi di media sosial dan menyatakan keluar dari keanggotaan UEFA.
Semakin menarik apa yang terjadi dengan kisruh yang terjadi di sepak bola Eropa.
Disisi lain, UEFA tentu akan mengalami kerugian bila klub-klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, Juventus, Liverpool tidak mentas di ajang Liga Champions.
Liga Champions ke depannya mungkin hanya akan diisi oleh klub-klub papan tengah macam Real Sociedad, Real betis, West Ham, Atalanta bahkan Leeds United.
Hal tersebut tentu akan membuat pamor Liga Champions berkurang dan tidak akan banyak uang sponsor yang masuk bagi Liga Champions kedepannya.
Baca: CAS Putuskan Manchester City Menang atas UEFA, Manchester United, Chelsea hingga Arsenal Meradang
Begitu pula bagi peserta ESL, mereka diancam tidak akan dapat bermain di Liga domestik masing-masing dan jumlah peserta yang diharapkan sebanyak 20 klub besar Eropa juga belum terpenuhi.
Terlebih Liga Belanda, Liga Prancis dan Liga Jerman juga telah menolak rencana ESL dan tidak akan mengirimkan wakilnya di ajang tersebut.
Masih menjadi tanda tanya bagaimana ke depannya sepak bola Eropa dengan adanya European Super League ini.
(Tribunnewswiki.com/Khairul)
SIMAK ARTIKEL SEPUTAR SEPAK BOLA DI SINI