Senada dengan Nadiem, Bahlil dinilai Ngabalin sebagai menteri milenial dan orang berprestasi.
Diketahui, Kementerian Investasi adalah kementerian baru yang akan melengkapi 34 kementerian yang sudah ada sebelumnya.
3. Muhammad Lutfi
Nama menteri lain yang disebut akan bergeser pos kementerian adalah Muhammad Lutfi.
Saat ini, Muhammad Lutfi menjabat sebagai Menteri Perdagangan.
Kabarnya, Muhammad Lutfi akan digeser menjadi Menteri Investasi.
Sebelum menjadi Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi pernah menjabat sebagai Kepala BKPM hingga duta besar.
Namun beberapa waktu lalu, Muhammad Lutfi menjadi sorotan saat memerintahkan Kepala Bulog, Budi Waseso untuk mengimpor beras.
Padahal saat ini tengah memasuki masa panen raya pertama yang berlangsung sepanjang Maret-April 2021.
Baca: Ali Ngabalin: Jokowi Akan Melantik Menteri Dikbud/Ristek dan Menteri Investasi/BPKM
4. Bambang Brodjonegoro
Selain ketiga nama di atas, masih ada Bambang Brodjonegoro yang disebut akan bergeser posisi.
Bambang Brodjonegoro kini mengisi pos Kementerian Riset dan Teknologi.
Dengan digabungkannya Kemendikbud dan Kemenristek, ada kemungkinan posisi Bambang Brodjonegoro juga berganti.
Apakah akan menjadi Mendikbud-Ristek atau justru mengisi jabatan baru.
Pengamat politik Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin memprediksi, Bambang Brodjonegoro akan digeser ke Kepala Otoritas Ibu Kota Negara (IKN).
5. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Selain jajaran para menteri, sejumlah tokoh di luar mereka pun ikut disebut-sebut akan masuk dalam kabinet Indonesia Maju.
Satu di antaranya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Saat ini, Ahok menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.
Pengamat menilai, sosok Ahok pantas untuk memimpin Kementerian Investasi karena dinilai cukup berkompeten.