Bocah 14 Tahun Jadi Korban Pengeroyokan hingga Gegar Otak, Ternyata Salah Sasaran

Anak SMP berinisial A di Tuban jadi korban pengeroyokan salah sasaran, kini alami gegar otak karena adanya luka retak di kepala.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-pengeroyokan.jpg
Tribun Jatim
Ilustrasi pengeroyokan


Belakangan, AS diberi tahu bahwa A dan temannya menjadi korban pengeroyokan puluhan orang.

Hal itu merupakan buntut perkelahian anggota perguruan silat di Kawasan Industri Tuban, Kecamatan Jenu, Tuban, pada Minggu (11/4/2021) lalu.

AS menilai, peristiwa yang menimpa anaknya dan yang lainnya tersebut salah sasaran.

Sebab, A dan teman-temannya tidak tahu permasalahan soal perkelahian di antara perguruan silat.

Apalagi, mereka yang menjadi korban tersebut masih anak-anak yang butuh perlindungan dan bukan anggota perguruan silat yang sedang bermasalah.

AS kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Menurut dia, hingga saat ini keluarga korban yang melapor ke polisi hanya dirinya.

Sedangkan keluarga teman anaknya yang juga menjadi korban masih belum berani lapor.

"Mungkin khawatir kalau lapor nanti justru akan mengancam keluarganya, soalnya pihak yang dilaporkan kan anggota perguruan silat," ujar AS.

AS berharap pihak kepolisian bisa mengungkap pelaku pengeroyokan terhadap anaknya dan pelaku bisa mendapat hukuman setimpal.

Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan (Istimewa via Tribunnews)

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tuban AKP Adhi Makayasa membenarkan adanya bentrokan anggota perguruan silat di Kawasan Industri Tuban, Kecamatan Jenu, Minggu (11/4/2021).

Bentrokan anggota perguruan silat merembet dengan aksi balasan di sejumlah titik, di antaranya di wilayah Kecamatan Kerek, Tuban.

Tim penyidik Polres Tuban telah memeriksa 10 orang yang terlibat aksi bentrokan.

"Hingga saat ini sudah 10 orang yang kita periksa dan 1 kita tetapkan tersangka," kata Adhi Makayasa kepada Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Adhi mengatakan, penyebab bentrokan belum diketahui pasti.

"Kalau berdasarkan keterangan yang kita periksa, pengakuannya hanya melihat korban memakai kaos perguruan silat lain, itu saja sih," kata Adhi.

Pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut terhadap kasus ini.

Baca artikel lain mengenai berita pengeroyokan di sini.

(Tribunnewswiki.com/Restu)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved