4 Anggota Kabinet Berinisial M Disebut Bakal Terdampak Reshuffle, Masing-Masing Punya Kontroversi

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim menyebutkan menteri yang akan terkena reshuffle memiliki inisial M.


zoom-inlihat foto
Moeldoko-dan-Mahfud-MD.jpg
Kolase TribunnewsWiki/Tribunnews
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim mengatakan menteri yang akan terkena reshuffle berinisial M.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Isu reshuffle kabinet yang didengungkan beberapa waktu belakangan tak kunjung mereda.

Hal ini membuat publik makin yakin bahwa Presiden Joko Widodo benar-benar akan merombak posisi sejumlah menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim menyebutkan menteri yang akan terkena reshuffle memiliki inisial M.

Pengamat politik Hendri Satrio menilai ucapan Luqman Hakim tersebut tak sembarangan.

Pasalnya, menurut dia, sejumlah menteri yang berinisial M itu memiliki kontroversinya masing-masing.

"Begini, menteri-menteri 'M' ini juga lumayan punya kontroversi. Jadi Pak Luqman ini enggak sembarangan omong juga," kata Hendri saat dihubungi Kompas.com, Jumat (16/4/2021).

Baca: Kemenristek dan Kemendikbud Digabung, Menteri Bambang Brodjo Pamit, Isu Reshuffle Kabinet Muncul

Baca: Isu Reshuffle Kabinet Berhembus Kencang, Ali Mochtar Ngabalin Sebut Perombakan Dilakukan Pekan Ini

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI ini membeberkan kontroversi yang menimpa menteri-menteri berinisial M.

Menteri inisial M yang pertama disebutnya adalah Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi.

Menurut dia, Mendag Lutfi memiliki kontroversi lumayan banyak. Salah satunya adalah mengenai impor beras.

"Kemarin tentang impor beras salah satunya. Walaupun dia baru saja hadir, dengan kontroversi seperti itu, kemungkinan di-reshuffle juga akan besar, tuh, Si Pak Lutfi," ucapnya.

Presiden Joko Widodo mengumumkan enam nama yang akan segera bekerja sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju. Keenam figur tersebut ialah Tri Rismaharini, Sandiaga Salahuddin Uno, Budi Gunadi Sadikin, Yaqut Cholil Qoumas, Sakti Wahyu Trenggono, dan Muhammad Lutfi.
Presiden Joko Widodo mengumumkan enam nama yang akan segera bekerja sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju. Keenam figur tersebut ialah Tri Rismaharini, Sandiaga Salahuddin Uno, Budi Gunadi Sadikin, Yaqut Cholil Qoumas, Sakti Wahyu Trenggono, dan Muhammad Lutfi. (Humas Kemensetneg)

Namun, menurut Hendri, hal ini tak menjadi faktor mutlak akan penggantian Lutfi.

Sebab, menurut dia, Lutfi bisa saja dipindahkan ke pos baru sebagai Menteri Investasi.

"Pos yang mungkin cocok buat dia. Kan sebelumnya Pak Lutfi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tuh. Misalnya dia digeser, menjadi Menteri Investasi," ucapnya.

Sementara itu, menteri 'M' lainnya adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Baca: Isu Reshuffle Kabinet Berhembus Kencang, Ali Mochtar Ngabalin Sebut Perombakan Dilakukan Pekan Ini

Baca: Tiga Alasan Reshuffle Kabinet Bakal Dilakukan Pekan Ini, Bermula dari Pamitnya Menristek

Hendri menilai sejauh ini kinerja Muhadjir belum menunjukkan hasil yang signifikan.

"Enggak ada hal yang terlalu signifikan di pendidikan, bahkan bansos kena korupsi. Dan sampai hari ini juga belum ada hal yang bisa dilakukan dengan baik," tutur dia.

Lebih jauh, Hendri menyoroti pula kinerja Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang juga memiliki inisial M.

Dia berpendapat, posisi Moeldoko saat ini justru membuat Presiden Joko Widodo tersandera, terlebih setelah kisruh di dalam Partai Demokrat.

Menurut dia, akan ada dua penilaian masyarakat terkait keputusan Presiden Jokowi terhadap Moeldoko.

"Kalau Pak Jokowi enggak reshuffle Pak Moeldoko, kemungkinan masyarakat banyak yang menganggap apa yang dilakukan Pak Moeldoko selama ini direstui Pak Jokowi," kata dia.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved