Antonio Conte

Berikut ini profil Antonio Conte pelatih Inter Milan kelahiran Lecce, Italia.


zoom-inlihat foto
Antonio-Conte.jpg
AFP/ISABELLA BONOTTO
Antonio Conte

Berikut ini profil Antonio Conte pelatih Inter Milan kelahiran Lecce, Italia.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Antonio Conte merupakan mantan pemain sepak bola berkebangsaan Italia.

Ia pernah bermain untuk tim U.S. Lecce dan Juventus.

Ia juga pernah bermain untuk tim nasional sepak bola Italia dengan 20 kali main dan 2 gol.

Karirnya sebagai pelatih tak kalah gemilangnya dengan saat ia masih aktif menjadi pemain.

Saat ini Antonio Conte menjadi pelatih Inter Milan dan menjadi penantang peraih juara Liga Italia untuk musim ini.

Baca: AC Milan

  • Masa Kecil Conte #


Antonio Conte lahir di Leccce, Italia selatan pada tanggal 31 Juli 1969 dari ayahnya Cosimone Conte, seorang pelatih sepak bola dan Ibu Ada Briamo.

Ayah dan Ibunya membawa Conte dan saudara-saudaranya dengan aturan yang ketat. Antonio Conte menghabiskan waktu luangnya dengan bermain di jalan dan cepat belajar.

Meski ayahnya pealtih sepakbola, Ia selalu bersikeras belajar harus didahulukan untuk putranya.

Di sekolah, gurunya menganggap Antonio Conte sebagai teladan yang baik bagi teman-teman sekelasnya.

Meski Antonio mencurahkan banyak waktu untuk sepak bola, Antonio tetap menjadi salah satu siswa terbaik di kelasnya.

Juventina Lecce, tim amatir yang dilatih dan dipimpin ayahnya membuat kecintaan akan sepak bola tumbuh, setelah itu Conte memulai karirnya bersama tim junior Lecce AS.

Baca: Stadion Maguwoharjo

  • Karier pemain #


Lecce
Conte mengawali karier sebagai pemain sepak bola saat ia menjadi anggota tim primavera (pemain muda) dari Lecce pada tahun 1985.

Ia kemudian masuk ke tim utama Lecce yang berlaga di Serie A pada tanggal 6 April 1986 dalam usia 16 tahun ketika Lecce bertemu Pisa.

Gol pertamanya di Serie A ia cetak pada November 1989 saat Lecce melawan Napoli yang berkesudahan dengan skor 3-2 untuk Lecce.

Juventus
Pada jendela transfer musim dingin tahun 1991, Conte pindah ke Juventus. Debut pertamanya sebagai pemain Juventus terbilang istimewa karena ia langsung dimainkan saat melawan Torino dalam Derby della Mole pada tanggal 17 November.

Dengan cepat Conte berkembang di Juve dan menjadi salah satu pemain yang sukses membawa Juve juara Piala UEFA musim 1992-1993. Setelah itu gelar lainnya menyusul, terlebih saat Juve ditangani Marcello Lippi.

Conte berhasil meraih gelar Scudetto, Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental saat Juve ditangani Lippi.

Pada tahun 1996 menyusul hengkangnya Gianluca Vialli dan Fabrizio Ravanelli, Conte dipromosikan menjadi kapten tim Juventus.

Carlo Ancelotti datang ke Turin pada musim 1999-2000 sebagai pelatih baru Juventus. Kehadiran Ancelotti sebagai pelatih kemudian sedikit demi sedikit menggeser peran Conte di lini tengah yang saat itu lebih banyak dipercayakan kepada Edgar Davids.

Saat Lippi kembali melatih Juve pada musim 2001-02, Conte kemudian tergusur sebagai kapten Juventus oleh Alessandro Del Piero. Conte menjadi sosok kuat di lini tengah Juve bersama Gianluca Zambrotta dan Pavel Nedved di bawah era kepelatihan Lippi yang kedua.

Dua gelar Scudetto lainnya menyusul setelah Juventus tampil impresif di musim 2001-02 dan 2002-03. Conte pun nyaris saja mengantarkan Juventus meraih gelar Liga Champions pada musim 2002-03 sebelum akhirnya kalah lewat adu penalti melawan AC Milan.

Musim 2003-04 menjadi musim terakhir Conte sebagai pemain. Pertandingan terakhirnya di Serie A adalah ketika melawan Inter Milan pada 4 April 2004. Selama tiga belas tahun kariernya di Turin, Conte memenangkan lima gelar Scudetto (1995, 1997, 1998, 2002, 2003), satu Piala UEFA (1993), dan satu Liga Champions ketika Juventus mengalahkan Ajax Amsterdam melalui adu penalti tahun 1996.

Tim nasional Italia
Karier Antonio Conte bersama timnas Italia tidak telalu gemilang jika dibandingkan dengan kariernya di klub. Conte hanya dua kali ikut serta dalam turnamen besar, yaitu di Piala Dunia 1994 dan Piala Eropa 2000, ketika di dua turnamen tersebut, Italia kandas di babak final.

Sementara di Piala Eropa 1996, Conte tidak dipanggil oleh timnas dikarenakan cedera.

Di Piala Eropa 2000, Conte berduet dengan Demetrio Albertini. Ia tampil cukup impresif terutama saat melawan Turki. Namun di perempat final saat melawan Romania, Conte terpaksa harus keluar lapangan usai ditekel keras oleh Gheorghe Hagi.

  • Karier Pelatih #


Arezzo
Setelah pensiun sebagai pemain Juventus pada tahun 2004, Conte dipekerjakan sebagai asisten pelatih di klub Siena, bersama Luigi De Canio untuk musim 2005-06.

Dia kemudian ditunjuk sebagai manajer dari klub Serie B, Arezzo pada Juli 2006. Namun pada tanggal 31 Oktober 2006 ia dipecat setelah serangkaian hasil mengecewakan.

Conte kembali melatih Arezzo pada tanggal 13 Maret 2007, setelah pelatih sebelumnya gagal. Dalam masa kepelatihannya yang kedua di Arezzo, Conte sempat membawa Arezzo menang lima kali beruntun dan meraih 19 poin dari 7 pertandingan dan sempat memberi harapan kepada klub asal Tuscan tersebut untuk lolos dari jurang degradasi. Namun Conte gagal meloloskan Arezzo dari degradasi di pekan terakhir, dan klub tersebut turun ke Serie C1, dengan selisih 1 poin atas peringkat aman Spezia.

Bari
Pada bulan Desember 2007 ditunjuk Bari untuk menggantikan Giuseppe Materazzi pada paruh kedua musim Serie B 2007-08. Conte mengawali musim dengan baik, dengan membawa Bari yang terancam degradasi menjadi tim papan tengah di Serie B. Pada musim 2008-09, Conte berhasil mengantar Bari menjadi juara Serie B yang kemudian membuat klub tersebut promosi ke Serie A untuk musim 2009-10.

Pada Juni 2009, setelah berminggu-minggu diterpa rumor yang menghubungkannya untuk peran kepelatihan di Juventus, Conte setuju pada prinsipnya untuk menerima perpanjangan kontrak di Bari untuk musim baru.

Namun pada 23 Juni 2009 Bari mengumumkan telah memutus kontrak dengan Antonio Conte dengan kesepakatan bersama.

Atalanta
Pada 21 September 2009 Atalanta menunjuk Conte sebagai pelatih menggantikan Angelo Gregucci. Setelah awal musim yang baik, tim Atalanta besutan Conte mulai menemukan krisis di bulan November yang kemudian menyebabkannya diprotes oleh sebagian tifosi Atalanta. Conte juga bahkan sempat bermasalah dengan para ultras resmi klub.

Pada tanggal 6 Januari 2010, Conte berulang kali diolok-olok oleh fans Atalanta dalam pertandingan kandang melawan Napoli yang berakhir pada kekalahan 0-2 atas tim tamu. Satu grup kepolisian sempat diturunkan kelapangan beberapa detik usai pertandingan untuk menghalau fans yang mencoba mengkonfrontasi Conte.[16] Hari berikutnya, Conte menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan pelatih dan meninggalkan klub Bergamo tersebut di posisi 19 klasemen.

Siena
Conte diangkat sebagai pelatih kepala baru Siena di bulan Mei 2010 dengan harapan bisa membawa klub tersebut promosi ke Serie A.

Conte berhasil melakukan tugasnya dengan baik dan sukses membawa Siena promosi ke Serie A musim 2011-2012 setelah finis di posisi kedua klasemen akhir.

Juventus
Bulan Mei 2011, direktur teknik Juventus, Giuseppe Marotta mengumumkan bahwa Antonio Conte akan kembali ke Juventus dengan posisi sebagai pelatih kepala menggantikan Luigi Delneri yang gagal membawa juventus Juara Liga Italia dan ke kompetisi eropa karena hanya finish di posisi 7 klasemen akhir seri A 2011.

Conte diikat kontrak oleh Juventus selama dua musim sampai akhir musim 2012-13. Karena menjadi pemain Juventus di sebagian besar kariernya, Conte dicintai oleh pendukung setia Bianconeri. Ia pun disambut dengan meriah oleh para Juventini saat hari penandatanganan kontraknya.

Debut resmi Conte sebagai pelatih Juventus di Serie A di mulai pada tanggal 11 September 2011. Ia langsung mendapat kemenangan pertamanya dengan mengalahkan Parma 4-1 di Juventus Stadium.

Pada 18 September 2011 Conte berhasil mengalahkan tuan rumah yang juga mantan klub asuhannya, Siena dengan skor 0-1.

Pada tanggal 25 Oktober 2011 yang juga merupakan pekan kesembilan, Juventus berhasil menang 2-1 melawan ACF Fiorentina. Juve pun mantap berada di posisi teratas klasemen sepanjang sembilan pekan, yang pertama dan terlama sejak musim 2005-06 saat dilatih Fabio Capello. Kemenangan tandang di Lecce pada tanggal 8 Januari 2012 membuat sejarah baru bagi Conte dan Juventus yang tidak terkalahkan sepanjang 17 pertandingan dan menyamai catatan lama Juve di musim 1949-50.

Juve memastikan gelar juara paruh musim usai mengalahkan tuan rumah Atalanta 0-2 dan menutup paruh pertama musim dengan raihan 11 kemenangan dan 8 kali imbang.

Conte lebih suka bermain menyerang dengan formasi 4-3-3 dan 3-5-2 yang menjadi formasi paling sering digunakan dalam era Conte di Turin.

Pada tanggal 6 Mei 2012, Antonio Conte berhasil mengantarkan Juventus meraih Scudetto ke-28 (atau ke-30 secara keseluruhan) usai mengalahkan Cagliari 2-0 dengan satu pertandingan tersisa.

Conte pun mencatat beberapa rekor di musim debutnya menangani Juventus, diantaranya rekor tidak terkalahkan sampai pekan terakhir Liga Italia (tim pertama italia sejak Musim Kompetisi Serie A yang berjumlah 20 club / 38 pekan ), melaju ke final Coppa Italia (pertama sejak Marcello Lippi di 2004) dan mengalahkan Inter Milan dua kali dalam Derby D'Italia (pertama sejak Fabio Capello di 2005-06).

Satu-satunya kekalahan yang Conte alami di musim 2011-12 adalah saat dikalahkan Napoli 2-0 dalam final Coppa Italia.

Saat ini Conte menjadi pelatih Inter Milan dan membawa Nerazuri berada di puncak klasemen Liga Italia, dan menjadi calon juara Liga Italia menghentikan dominasi dari Juventus yang selalu juara Liga Italia sejak musim 2011/2012.

  • Prestasi dan penghargaan #


Sebagai pemain
Juventus
Serie A (5): 1995, 1997, 1998, 2002, 2003
UEFA Champions League (1): 1996
UEFA Cup (1): 1993
UEFA Intertoto Cup (1): 1999
Piala Interkontinental (1): 1996
UEFA Super Cup (1): 1996
Piala Italia (1): 1995
Supercoppa Italiana (4): 1995, 1997, 2002, 2003

Sebagai pelatih
Bari
Serie B (1): 2008-09
Juventus
Serie A (3): 2012, 2013, 2014
Piala Super Italia: 1 ( 2012)
Chelsea
English Premier League: 1 (2016–17)
FA Cup: 1 (2017–18)

(Tribunnewswiki.com/Khairul)

Baca: Zinedine Zidane



Nama Lengkap Antonio Conte
Tempat dan Tanggal Lahir Lecce, Italia, 31 Juli 1969
Kebangsaan Italia
Klub Inter Milan
Posisi Pelatih
Tinggi 173 cm


Sumber :


1. lifebogger.com
2. bola.net
3. wikipedia.com


Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved