Zinedine Zidane

Zinedine Yazid Zidane atau biasa disebut Zinedine Zidane adalah seorang mantan pesepak bola dan kini menjadi pelatih klub asal Spanyol, Real Madrid. Semasa aktif bermain, Zinedine Zidane berposisi sebagai gelandang serang.


zoom-inlihat foto
ffffdefef.jpg
Instagram @zidane
Zinedine Zidane

Zinedine Yazid Zidane atau biasa disebut Zinedine Zidane adalah seorang mantan pesepak bola dan kini menjadi pelatih klub asal Spanyol, Real Madrid. Semasa aktif bermain, Zinedine Zidane berposisi sebagai gelandang serang.




  • Kehidupan Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Zinedine Yazid Zidane atau biasa disebut Zinedine Zidane adalah seorang mantan pesepak bola dan kini menjadi pelatih klub asal Spanyol, Real Madrid.

Semasa aktif bermain, Zinedine Zidane berposisi sebagai gelandang serang.

Zinedine Zidane lahir di La Castellane, Marseille, Perancis pada 23 Juni 1972.

Darah Aljazair mengalir dalam tubuh Zinedine Zidane karena sang ayah dan ibu berasal dari sana.

Zinedine Zidane memiliki tiga kakak laki-laki Madjid, Nourredine dan Farid serta satu kakak perempuan bernama Lila.

Zinedine Zidane merupakan putra dari pasangan Smail Zidane dan Malika Zidane.

Zinedine Zidane menikah dengan Veronique Fernandez dan pasangan itu memiliki empat anak laki-laki yakni Enzo, Luca, Theo dan Elyaz.

Zinedine Zidane kecil tumbuh di lingkungan penuh kejahatan dan kemiskinan di La Castellane yang berada di selatan Perancis. (1)

Ayah (pekerja supermarket) dan ibunya bekerja keras demi menghidupi keluarga Zinedine Zidane dan secara sukses menjaga anak-anaknya dari paparan lingkungan negative dimana mereka tinggal.

Zinedine Zidane mengenal sepak bola pada usia kelima dan bermain dengan teman-teman sekitar rumahnya.

Sepak bola kala itu menjadi lahan sulit bagi keturunan Afrika atau Arab untuk berkarier karena tekanan rasialis masih kuat di masyarakat Perancis kala itu.

Namun, Zinedine Zidane tetap bergeming dan merajut asa demi mimpi di lapangan hijau.

Pada 1981 dia menjadi pemain klub amatir, US Saint-Henri hingga tiga tahun berselang bergabung dengan SO Septèmes-les-Vallons.

Pada usia 14 atau tahun 1986, bakatnya tertangkap oleh pemandu bakat klub AS Cannes dan merekutnya ke dalam akademi.

Baca: Tak Terima Atalanta Numpang di Stadion San Siro Musim Depan, Fans AC Milan Murka

  • Awal Karier #


Bersama klub papan tengah Liga Perancis itu, Zinedine Zidane menghabiskan waktu tiga tahun di akademi.

Sempat mengalami gangguan rasial dari dari pemain atau suporter lawan, Zinedine Zidane mampu melewati itu semua berkat penanganan pas dari manajemen klub.

Debut profesional Zidane lakukan pada 18 Mei 1989 dalam laga Cannes vs Nantes. (2)

Permainan Zinedine Zidane mulai mencolok dan musim selanjutnya berhasil mengantar Cannes untuk masuk zona Eropa.

Pada musim 1992-93, Zinedine Zidane pindah ke klub yang lebih presitius, Girondins de Bordeaux.

Di klub ini, pencapaian terbaik Zinedine Zidane yakni mengantar klub berjuluk Les Girondins juara Piala Intertoto 1995.

Selain itu, dia mampu menjadi pemain terbaik Liga Perancis musim 1995-96.

eefeegg
Zinedine Zidane bersama Bordeaux.

Pendar kehebatan Zinedine Zidane sempat membuat pelatih legendaris Kenny Dalglish hendak membelinya untuk Blackburn Rovers, namun ditolak oleh direksi klub. (3)

Lalu, pada awal musim 1996-97 Zinedine Zidane sempat ditawarkan ke Newcastle United hanya dengan mahar 1,2 juta poundsterling (Rp. 211 juta), namun kembali ditolak karena dia dianggap belum mampu bermain di Liga Inggris.

Baca: Fakta Mahasiswi Unpad yang Hilang 25 Hari, Penyebab Hilang Misterius, Dilacak Lewat Media Sosial

  • Juventus dan Awal Kemahsyuran #


Juventus membeli Zinedine Zidane dengan harga murah, hanya 3,5 juta euro (Rp. 554 juta). (4)

Di klub raksasa Italia itu, Zinedine Zidane langsung bisa beradaptasi dengan tim dan permainan a la Serie A.

Duetnya bersama Alessandro Del Piero menjadi duo fantasia yang mengerikan.

Duet ini sempat membawa Juventus ke final Liga Champions Eropa 1996-97 sebelum kalah dari permainan taktis Borussia Dortmund.

Kedatangan penyerang Filippo Inzaghi pada musim 1997-98, membentuk trio bersama Zinedine Zidane-Alessandro Del Piero yang mampu menyuguhkan ketajaman dan permainan memukau.

Musim keduanya di Juventus itu, Zinedine Zidane kembali membawa tim itu ke final Liga Champions Eropa 1997-8, tetapi kembali nasib beruntung belum ia miliki karena harus takluk dari Real Madrid dengan skor 1-0.

Prestasi lain Zinedine Zidane bersama Juventus adalah dua scudetto dan sekali finis sebagai runner-up Ballon d’Or 1997.

Gaya main Zinedine Zidane sangat khas.

Meski tak memiliki lari cepat, olah bola Zidane begitu mumpuni dengan gocekan memukai dan visi bermain apik.

Salah satu kemahiran Zinedine Zidane adalah gerakan memutar bola untuk melewati lawan yakni Marseille roulette.

Baca: Dicap Manja Hamil Pakai Kursi Roda, Syahnaz Bongkar Kisah Sedih Pertahankan Janin Calon Bayi

  • Real Madrid dan Puncak Karier #


Pada pertengahan 2001, Zinedine Zidane dibeli raksasa Spanyol, Real Madrid dengan biaya fantastis sebesar 77,5 juta euro (Rp. 1,2 triliun) dan sempat menjari rekor transfer termahal kala itu. (5)

Zinedine Zidane didatangkan sebagai bagian dari proyek Los Galacticos a la presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Pada musim pertama bersama Real Madrid (2001-02), Zinedine Zidane langsung memberikan impresi legendaris.

Salah satu yang paling fenomenal yakni gol voli indah melawan Bayer Leverkusen di final Liga Champions Eropa 2001-02.

Musim selanjutnya, Zidane membawa Real Madrid juara Liga Spanyol musim 2002-03.

Setelah itu, karier Zinedine Zidane terbilang biasa saja meski secara kemampuan bermain dia adalah salah satu yang terbaik di dunia.

Pergantian kursi pelatih yang cepat dan terlalu banyaknya megabintang di Real Madrid kala itu sedikit banyak membuat raihan trofi Zinedine Zidane tak terlalu signifikan.

Zinedine Zidane pun mengakhiri karier profesional klub di Real Madrid pada 2006 atau tepatnya pasca Piala Dunia 2006.

Baca: Koes Plusan Digelar Di Lokananta Solo, Marketing: Bukan Pengganti THR, Ini Alasannya!

  • Internasional #


Zinedine Zidane sempat ditawari masuk tim nasional Algeria, berkat garis keturunan yang ia punyai dari orangtuanya.

Sejak 1988 hingga 1994, Zinedine Zidane sudah rajin keluar masuk tim nasional Perancis di jenjang muda mulai dari U-17, U-18 dan U-21.

Debut tim senior Zinedine Zidane tuai pada 17 Agustus 1994 dalam laga melawan Republik Ceko.

Dihukumnya Eric Cantona karena kasus menendang suporter di Manchester United membuat posisi gelandang serang di Perancis semakin lowong dan akhirnya diemban olehnya.

Zinedine Zidane selalu berada dalam skuat tim berjuluk Les Blues itu sejak Euro 1996 hingga Piala Dunia 2006.

Magi seorang Zinedine Zidane muncul pada gelaran Piala Dunia 1998 yang digelar di negaranya, Perancis.

Pada laga final, sang playmaker mencetak dua gol pengantar kemenangan Perancis melawan juara bertahan Brasil.

Sontak, Zinedine Zidane menjadi idola bagi seluruh rakyat Perancis kala itu.

Pada Piala Eropa 2000, performa Zinedine Zidane mencapai puncaknya.

Salah satu gol penting adalah tendangan bebasnya melawan Spanyol di perempat final. (6)

Perancis pun mengakhiri turnamen itu dengan gelar juara dan menjadi tim nasional pertama di dunia yang mampu memenangi Piala Dunia dan Piala Eropa secara beruntutan sebelum akhirnya ditiru Spanyol pada 2010 dan 2012.

Namun, perfoma Zinedine Zidane dan tim nasional Perancis sangat buruk pada Piala Dunia 2002 dan Piala Eropa 2004.

Skuat yang diisi pemain tua serta regenerasi lambat dinilai membuat performa mereka jeblok.

Di Piala Dunia 2006, Zinedine Zidane yang mengkapteni tim nasional Perancis hamper membawa tim itu juara andai tak kala adu penalty dengan Italia.

Namun, yang paling dikenang adalah peristiwa tandukan kepala Zinedine Zidane kepada bek Italia, Marco Materazzi.

Rumor beredar, Materazzi memprovokasi Zinedine Zidane dengan hinaan tentang keluarganya.

Setelah kalah di final itu, Zinedine Zidane memutuskan gantung sepatu dari sepak bola.

Baca: Thor: Ragnarok

  • Sukses Besar sebagai Pelatih #


Zinedine Zidane memulai karier kepelatihan pada 2014 dengan menangani Real Madrid Castilla.

Lalu, pada musim tengah musim 2015-16 dia ditunjuk oleh Florentino Perez melatih tim senior Real Madrid menggantikan Rafael Benitez.

Lonjakan karier Zinedine Zidane sangat luar biasa.

Tiga gelar Liga Champions Eropa beruntun (2015-16, 2016-17 dan 2017-18) berhasil ia persembahkan ketika menangani tim berjuluk Los Galacticos tersebut.

Setelah sempat rehat pada 2018-19, akhrinya Zinedine Zidane kembali menangani klub itu setelah hasil yang diutuai oleh Santiago Solari mengecewakan.

Baca: Kurt Cobain

  • Prestasi #


Klub

Bordeaux

UEFA Intertoto Cup: 1995

Juventus

Serie A: 1996–97, 1997–98

Supercoppa Italiana: 1997

UEFA Super Cup: 1996

Intercontinental Cup: 1996

UEFA Intertoto Cup: 1999

Real Madrid

La Liga: 2002–03

Supercopa de España: 2001, 2003

UEFA Champions League: 2001–02

UEFA Super Cup: 2002

Intercontinental Cup: 2002

Internasional

FIFA World Cup: 1998

UEFA European Championship: 2000

Individual

 French Division 1 Player of the Year: 1995–96

Ballon d'Or: Bronze award 1997

Onze d'Or: 1998, 2000, 2001

Ballon d'Or: 1998[7]

FIFA World Cup Dream Team: 2002

FIFA 100: 2004

UEFA Best European Player of the Past 50 Years: 2004

FIFA FIFPro World XI: 2005, 2006

UEFA Champions League Best Player of the Past 20 Years: 2011

FourFourTwo's Selection of the 100 Greatest Footballers of All Time #8: 2017

Juventus Greatest XI of All Time: 2017

L'Équipe Best French Player of All Time: 2018[226]

Statistik

Klub

Cannes 6 gol (1988-89, 1990-91, 1991-92)

Bordeaux 39 gol (1992-93, 1993-94, 1994-95, 1995-96)

Juventus 31 gol (1996-97, 1997-98, 1998-99, 1999-20, 2000-01)

Real Madrid 49 gol 92001-02, 2002-03, 2003-04, 2004-05, 2005-06)

Internasional

Perancis 31 gol (1994-2006)

Baca: Muhammad Zainul Majdi

  • Fakta Lain #


Zinedine Zidane adalah penggemar klub di kota kelahirannya, Marseille dan mengidolai beberapa pemain salah satunya adalah gelandang legendaris asal Uruguay, Enzo Francescoli.

Enzo Fernandez Zidane, anak pertama Zinedine Zidane memakai nama “Enzo” karena sang ayah mengidolai Enzo Francescoli.

Perancis yang menjadi juara Piala Dunia 1998 dengan skuat berisikan campuran ras kulit hitam, putih dan Arab (terlebih Zidane yang menjadi pahlawan kemenangan final) mampu meredam ketengangan isu rasialisme yang sedang memuncak di masyarakat Perancis kala itu. (7)

Terdapat monument tandukan kepala Zinedine Zidane vs Marco Materazzi di negara Qatar. (8)

Jangan lupa subscribe channel Youtube TribunnewsWiki

(TribunnewsWiki.com/Haris Chaebar)



Nama Lengkap Zinedine Yazid Zidane
Nama Sebutan Zinedine Zidane
Tempat dan Tanggal Lahir La Castellane, Marseille, Perancis 23 Juni 1972
Profesi Pelatih sepak bola
Orang tua Smail Zidane dan Malika Zidane
Saudara Madjid, Nourredine, Farid dan Lila
Istri Veronique Fernandez
Anak Enzo, Luca, Theo dan Elyaz
Instagram @zidane


Sumber :


1. lifebogger.com
2. news.bbc.co.uk
3. www.blackburn.vitalfootball.co.uk
4. www.transfermarkt.com
5. news.bbc.co.uk
6. www.theguardian.com
7. www.france24.com


Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Suka Duka Tawa

    Suka Duka Tawa adalah sebuah film drama komedi
  • Film - Caleg by Accident

    Caleg by Accident adalah sebuah film drama Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved