Karena sempat berobat, pemiliknya meminta agar tidak sering dikasi makanan gorengan.
Namun dikarenakan sudah sayang dengan anjing tersebut Heni pun menyediakan kepala ayam untuk anjing tersebut jika datang lagi ke tempatnya berjualan.
"Sama yang punya itu tidak boleh sering-sering dikasi gorengan. Takutnya nanti tambah sakit soalnya kan habis dikasi obat. Nah makanya ini saya beliin kepala ayam," imbuh Perempuan asal Banyuwangi tersebut.
Heni bahkan mengaku bahwa dirinya tidak takut dengan anjing.
Ia juga mulai menyayangi anjing tersebut semenjak sering datang ke tempatnya berjualan untuk meminta makan.
Hanya saja ia tidak boleh menyentuh anjing tersebut.
"Enggak (risih) sih, dulu takut tapi sekarang enggak. Saya malah mulai agak sayang sih sama dia. Cuma kan endak bisa nyentuh, jadinya kan. Saya malah suka sama dia. (Saya kasi) ya kasian (karena) laper," ujarnya.
Tidak hanya anjing saja, terkadang Heni juga turut memberikan makan kepada kucing.
Berbagai kucing liar yang datang ke tempatnya berjualan juga diberikan goreng.
Baca: Viral Pria 58 Tahun di Bone Nikahi Gadis 19 Tahun, Dilamar dengan Mahar Tanah Satu Hektare
Ia pun berpesan untuk selalu menyayangi hewan.
Sebab hewan juga merupakan makhluk ciptaan Tuhan.
"Ya kalau bisa ya menyayangi sesama hewan. Semua makhluk kan ciptaan Allah ya. Kalau aku sebenarnya takut sebenarnya sama anjing, jujur. Tapi sekarang semenjak ada dia enggak kok. Soalnya endak bisa nyentuh," tutupnya.
(TribunnewsWiki.com/RAK, Tribun-Bali.com/Ni Luh Putu Wahyuni Sari, Tribunnews.com)
Baca lengkap soal kisah viral di sini
Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul "Cerita Penjual Gorengan di Bali yang Kerap Berikan Makan Untuk Anjing, Sayangi Sesama Makhluk Tuhan"