Stadion Kanjuruhan

Stadion Kanjuruhan merupakan markas kesebelasan sepak bola asal Malang Raya, Arema FC.


zoom-inlihat foto
Stadion-Kanjuruhan-2.jpg
Dok. PSSI
https://kanjuruhan.weebly.com/

Stadion Kanjuruhan merupakan markas kesebelasan sepak bola asal Malang Raya, Arema FC.




  • Informasi awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Stadion Kanjuruhan adalah stadion sepak bola yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Berkapasitas 40.000 tempat duduk, Stadion Kanjuruhan merupakan markas kesebelasan sepak bola asal Malang Raya, yakni Arema FC.

Pada tanggal 9 Juni 2004, stadion ini diresmikan penggunaannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.

Stadion Kanjuruhan merupakan salah satu stadion yang di gunakan untuk gelaran Piala Menpora 2021.

Pada awal tahun 2020, Stadion Kanjuruhan diwacanakan akan direnovasi, tetapi hingga saat ini rencana rencana itu belum terealisasi.

Renovasi yang direncanakan berupa rehab stadion secara total serta penambahan atap full melingkar di bagian tribun penonton.

Baca: Stadion Manahan

Stadion Kanjuruhan
Stadion Kanjuruhan (Dok. PSSI)

  • Sejarah #


Stadion Kanjuruhan yang terletak di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, ini dibangun sejak tahun 1997 dan menelan biaya 35 milyar rupiah.

Pada 9 Juni 2004, Presiden Megawati Soekarnoputri resmi menandatangani plakat yang diletakkan di depan stadion milik Pemerintah Kabupaten Malang ini,

Pada hari itu juga ada gelaran pertandingan kompetisi Divisi I Liga Pertamina Tahun 2004, antara Arema Malang dan PSS Sleman.

Pertandingan berakhir untuk kemenangan Arema 1-0. Itulah pertama kalinya Arema dan Aremania pindah dari kandang lama Stadion Gajayana, di Kota Malang, ke Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang.

Stadion Kanjuruhan menjadi saksi bisu perjalanan langkah skuat Singo Edan menggapai mahkota Copa Indonesia 2005 dan 2006.

Sebelum babak final pada dua edisi Piala Indonesia itu, Arema meraih kemenangan-kemenangan penting di Stadion Kanjuruhan sehingga mengantarkannya kepada pertempuran di partai puncak hingga mengangkat trofi juara dua kali berturut-turut.

Di Stadion Kanjuruhan pula Aremania pernah meraih predikat The Best Suporter di ajang Copa Indonesia 2006, meski pemberian gelar dan hadiah tak dilakukan secara simbolis di Stadion Kanjuruhan.

Di stadion ini Arema pernah ditasbihkan sebagai kampiun kompetisi sepak bola kasta tertinggi bertajuk Indonesia Super League (ISL) 2009-2010.

Stadion yang juga menjadi kandang klub medioker milik Pemerintah Kabupaten Malang, Persekam Metro FC ini pun sempat menjadi saksi betapa luar biasanya Aremania dalam mendukung klub kebanggaannya Arema.

Kanjuruhan juga sempat menjadi stadion yang “angker” lantaran ditinggal para “penghuninya” di ISL musim 2011-2012, kala terjadi dualisme klub Arema.

Stadion berkapasitas 45 ribu itu hanya terisi tak lebih dari seribu orang saja di tiap laga yang dilakoni Arema selama putaran pertama. Lambat laun, di putaran kedua, stadion ini kembali penuh oleh lautan biru Aremania.

Pada awal musim 2014, stadion ini mengalami penambahan satu tribun, yakni tribun berdiri. Tribun ini berada di sekeliling sentelban dengan pagar yang memisahkan tribun dengan lapangan.

Penambahan tribun ini praktis menambah kapasitas stadion menjadi benar-benar mencapai 45 ribu penonton.

Baca: Stadion Jakabaring

  • Fasilitas #


Lapangan sepak bola utama

Lapangan ini merupakan lapangan sepak bola berstandar nasional, lengkap dengan lintasan atletik dan tribun penonton berkapasitas 40.000 orang.

Untuk memenuhi kebutuhan sanitasi, stadion dilengkapi dengan 28 unit toilet di tribun ekonomi dan 18 ruangan toilet di gedung Stadion.

Sistem lampu sorot (flood-light) dengan daya lampu terpasang sebesar 320 kiloWatt, dengan kuat penerangan rata-rata sebesar 1200 lux (sesuai standar FIFA) siap mengakomodasi pertandingan atau kegiatan skala besar yang diselenggarakan pada malam hari.

Baca: Stadion Kapten I Wayan Dipta

Ada juga sebuah videotron yang digunakan sebagai papan skor elektronis dan penunjuk waktu pertandingan.

Lapangan sepak bola luar

Lapangan ini terletak di sebelah selatan, merupakan lapangan sepak bola standar dengan lintasan atletik dan berpagar setinggi 2 meter yang dipergunakan untuk latihan sepak

bola dan atletik, serta untuk mewadahi beberapa sekolah sepak bola yang ada di Kabupaten Malang.

 

Kolam renang & taman lalu lintas

Pada awal tahun 2018 telah diresmikan sebuah gedung kolam renang berstandar internasional yang terdiri dari tiga kolam, yatu kolam renang outdoor, kolam renang indoor berstandar internasional dilengkapi dengan tribun penonton dan fasilitas penunjang lainnya serta sebuah kolam untuk loncat indah.

Taman rekreasi

Stadion Kanjuruhan juga memiliki tempat rekreasi bagi keluarga yang berupa kolam renang anak dengan kedalaman rata-rata 60 cm dengan target pengunjung keluarga yang mempunyai balita dan anak usia PAUD sampai dengan taman kanak-kanak.

Ada pula Taman Lalu Lintas sebagai sarana edukasi keselamatan transportasi bagi anak usia Taman Kanak-kanak dan Sekolah dasar.

Fasilitas penunjang lainnya

Di dalam stadion Kanjuruhan juga terdapat beberapa fasilitas yang dapat menunjang kegiatan olahraga, seperti bench pemain, ruang konferensi pers, mushola, dan ruang ganti pemain.

(Tribunnewswiki.com/Khairul)



Pemilik Pemerintah Kabupaten Malang
Lokasi Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia
Pembangunan: 1997
Dibuka 9 Juni 2004
Direnovasi 2010 AFC Champions League, 2013 AFC Cup
Biaya pembangunan Rp35 miliar (1997)
Permukaan Rumput lokal
Kapasitas 40.000 penonton
Pemakai Arema Indonesia (Liga Super Indonesia) 2004-sekarang, Persekam Metro FC (Divisi Utama) 2004-sekarang




KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved