Pencopotan Mahkota Miss Sri Lanka Heboh, De Silva Ajukan Gugatan Hukum ke Miss World

Alami luka di kepala setelah insiden pencopotan paksa mahkota di ajang Miss Sri Lanka, Pushpika De Silva ajukan gugatan hukum.


zoom-inlihat foto
Pencopotan-Mahkota-Mrs-Sri-Lanka.jpg
YouTube Colombo Gazette
Momen memalukan Mrs Sri Lanka Pushpika De Silva saat dicopot mahkotanya oleh Mrs World karena dinilai tak pantas mendapat gelar.


(UPLOAD PAGI) TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pencopotan paksa mahkota untuk pemenang Miss. Sri Lanka 2021 membuat heboh banyak kalangan.

Dalam tayangan video yang kini beredar di media sosial, mahkota untuk Pushpika De Silva dicopot paksa oleh Miss World.

Pencopotan mahkota tersebut didasarkan atas status De Silva yang telah bercerai.

Menurut Caroline Jurie, De Silva tak patut menjadi pemenang karena telah bercerai dengan suaminya, sesuai dengan aturan kontes yang melarang wanita yang telah bercerai untuk memenangkan gelar.

Ia pun mencopot paksa mahkota di kepala De Silva dan langsung memakaikan mahkota Miss Sri Lanka itu ke Runner Up.

"Sebagai Mrs. World Inc, ada peraturan bahwa anda harus menikah dan tidak bercerai, jadi saya mengambil langkah pertama untuk mengatakan, mahkota diberikan pada runner-up pertama," kata Jurie saat itu juga di atas panggung.

Mrs World Caroline Jurie melepas mahkota pemenang Mrs Sri Lanka Pushpika de Silva selama kontes kecantikan untuk wanita yang sudah menikah di Kolombo pada hari Minggu, 4 April 2021
Mrs World Caroline Jurie melepas mahkota pemenang Mrs Sri Lanka Pushpika de Silva selama kontes kecantikan untuk wanita yang sudah menikah di Kolombo pada hari Minggu, 4 April 2021 (AFP)

Kaget dengan perlakuan Mrs. World, De Silva langsung mundur dan keluar meninggalkan panggung.

Ia pun terlihat menangis sesuai kejadian tersebut.

Dalam unggahan di Facebook yang dibagikan Senin (5/4/2021), De Silva mengatakan dia menderita "luka di kepala saya" ketika Jurie "merebut" mahkotanya.

"Saat saya menulis ini, saya dengan bertanggung jawab mengatakan saya bukan wanita yang bercerai," tulisnya dalam sebuah pernyataan yang diterjemahkan dari Sinhala.





Halaman
123
Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved