Berbeda dengan Saksi, Pengemudi Fortuner di Duren Sawit Sebut Dirinya Ketakutan karena Mobil Dipukul

Pelaku aksi koboi jalanan di Duren Sawit berinisial MFA mengaku kepada polisi jika penodongan pistol dilakukannya karena ketakutan mobilnya dipukul.


zoom-inlihat foto
Pengemudi-Fortuner-di-Duren-Sawit2.jpg
Instagram/jurnalwarga
Tangkapan layar video viral Pengendara Toyota Fortuner Hitam menodongkan senjata api kepada pengguna jalan di jalan Baladewa, Duren Sawit, Jakarta Timur.


Saat berbicara dengan pemotor tersebut, Farid, dikatakan Yusri, telah meminta maaf atas kecelakaan dan aksi arogannya.

Sehingga, pihak korban sempat berwacana tidak memperpanjang persoalan tersebut.

"Makanya dari pihak korban menyampaikan ada wacana tidak akan melanjutkan. Nanti saya cek lagi ulang," ucap Yusri.

Sosok MFA, pengemudi Fortuner yang viral setelah todongkan senjata ke warga karena tak terima dimintai pertanggungjawaban setelah menabrak pengendara motor di Duren Sawit.
Sosok MFA, pengemudi Fortuner yang viral setelah todongkan senjata ke warga karena tak terima dimintai pertanggungjawaban setelah menabrak pengendara motor di Duren Sawit. (kolase TribunnewsWiki)

Pengakuan korban

Di sisi lain, korban bernama Novia Afra Afifah (20) telah melaporkan Farid ke Mapolres Jakarta Timur, Jumat malam.

“Iya, buat laporan, (tuntutannya) yang penting ditindaklanjuti, yang seadil-adilnya,” kata Novia, dilansir dari Tribun Jakarta.

Dibeberkan Novia, ia ditabrak dari belakang oleh Farid di dekat lampu merah.

“Waktu itu mau beli nasi goreng, pas dekat lampu merah Baladewa, Duren Sawit, kan sudah hijau (lampu) dan di kanan, pas mau nyebrang dia ngebut jadi ketabrak dari belakang,” lanjutnya.

Akan tetapi, Novia menegaskan bahwa Farid tidak menolongnya.

Justru, pelaku marah-marah dan menodongkan senjata ke dirinya dan warga sekitar.

Padahal, awalnya Novia enggan mempermasalahkan dirinya disenggol mobil yang Farid kendarai.

"Awalnya aku enggak permasalahin ditabrak. Maksudnya (pelaku) minggir, minta maaf aja. Enggak apa-apa. Cuma dianya marah-marah dan nodong pakai pistol," ujar Novia.

Farid, menurut Novia, berusaha bikin mundur massa yang mengerubungi kendaraannya dengan senjata.

Sebab, pelaku sendiri tidak mau meminggirkan kendaraannya.

Baca: Kartu Anggota Perbakin Pengemudi Fortuner yang Todongkan Airsoft Gun di Duren Sawit Tak Terdaftar

Baca: Jadi Tersangka, Koboi Jalanan Pengemudi Fortuner yang Acungkan Senjata Terancam Hukuman Mati

"Dia (Farid) kan nodong senjata. Terus pada kayak teriak-teriak, suruh dia cabut. Daripada ramai. Karena dia juga enggak mau minggir. Nutupin jalan lampu merah," papar Novia.

Warga sekitar, dijelaskan Novia, pun mundur sehingga pelaku sempat meninggalkan lokasi.

Akan tetapi, Farid kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk menantang dan mengancam warga.

"Reaksi warga langsung mundur dan dibilangin minggir. Enggak lama dia pergi dan putar balik kembali, nantangin warga untuk nonjokin dia," kata Novia.

Pelaku bahkan mengaku sebagai aparat saat kembali untuk mengancam warga.

"Dia puter balik, nanya siapa yang teriak-teriak suruh dia putar balik.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved