Arab Saudi Buka Pintu Umrah dan Kunjungan ke Masjidil Haram Mulai Ramadhan, Ini Syaratnya

Pada musim haji tahun 2020 lalu, Arab Saudi juga melarang jamaah haji dari luar negaranya mengikuti ibadah haji.


zoom-inlihat foto
mecca1.jpg
ABDEL GHANI BASHIR/AFP
Kamis (5/3/2020) Mataf di sekitar Ka'bah, di dalam Masjidil Haram, kosong dari para jamaah. Arab Saudi mengosongkan situs tersuci Islam untuk sterilisasi atas kekhawatiran virus corona baru, sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah kerajaan menunda ziarah sepanjang tahun. ABDEL GHANI BASHIR/AFP.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mulai Ramadhan, Arab Saudi beri izin umrah bagi jamaah yang sudah divaksin Covid-19.

Kabar gembira bagi umat muslim di seluruh dunia menjelang datangnya bulan suci ramadan 2021.

Pasalnya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan memberikan izin umrah serta kunjungan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk orang-orang yang sudah divaksinasi mulai bulan Ramadhan.

Sebelumnya, selama pandemi Covid-19, pemerintah Kerajaan Arab Saudi menutup pintu bagi jamaah yang hendak melakukan umrah.

Pada musim haji tahun 2020 lalu, Arab Saudi juga melarang jamaah haji dari luar negaranya mengikuti ibadah haji.

Musim haji tahun 2020 hanya diperuntukkan bagi warga setempat dan warga asing yang berada di negara itu yang diizinkan menunaikan ibadah haji.

Pemberian izin mulai tanggal 1 Ramadhan 1442 Hijriah bagi orang-orang yang sudah divaksinasi sesuai dengan ketentuan di aplikasi (Tawakkalna) untuk kategori imunisasi, berdasarkan sumber resmi di Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Selasa (6/4/2021).

Kategori imunisasi yakni seseorang yang mendapat dua dosis vaksin COVID-19.

Kemudian, orang yang setelah 14 hari menerima dosis pertama vaksin COVID-19 serta yang sembuh dari infeksi.

Situasi di Mekkah, setelah Arab Saudi menangguhkan umrah dan melarang warga negara asing datang belum lama ini
Situasi di Mekkah, setelah Arab Saudi menangguhkan umrah dan melarang warga negara asing datang belum lama ini (AFP)

Izin pemesanan untuk menunaikan ibadah umrah, shalat dan kunjungan harus lewat aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), karena waktu yang tersedia dan kapasitas operasional tetap berpegang pada tindakan kehati-hatian.

Lalu, menunjukkan izin dan memverifikasi keabsahannya melalui aplikasi (Tawakkalna), langsung dari rekening penerima.

Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan bahwa platform utama dan terakreditasi untuk mendapatkan izin adalah melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), serta memperingatkan terhadap kampanye dan situs palsu.

Selain itu, selama Ramadhan, Kementerian Haji dan Umrah akan meningkatkan kapasitas operasional Masjidil Haram dengan tetap mematuhi semua tindakan pencegahan yang dikeluarkan oleh otoritas terkait.

Arab Saudi Larang Indonesia untuk Ibadah Umrah

Sebelumnya diberitakan, Indonesia masuk dalam 20 negara yang ditutup sementara akses Umrah pada 2021 ini. 

Kebijakan penghentian layanan umrah untuk membatasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Lalu bagaimana selanjutnya? Kapan dibuka lagi layanan Umrah dari Pemerintah Arab Saudi Ini?

"Itu mutlak kebijakan Saudi, jadi semua negara termasuk kita tak ada pilihan kecuali mematuhinya," ujar Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Oman Fathurahman saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (3/2).

Kebijakan menutup akses dilakukan Arab Saudi mulai Rabu (3/2) pukul 21.00 hingga waktu yang belum ditentukan.

Oman mengajak seluruh masyarakat memperbaiki kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved