Saat Ramadan, Apakah Mencicipi Makanan atau Minuman Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasannya

Banyak yang masih bingung dan menanyakan hukum mencicipi atau mencium aroma masakan saat berpuasa.


zoom-inlihat foto
memasa.jpg
Shutterstock
Foto: ilustrasi memasak. Sebagian muslim berpikir bahwa mencicipi makanan atau masakan pada siang hari membatalkan puasa.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bagaimanakah hukum mencicipi makanan atau masakan saat berpuasa? Apakah membatalkan puasa?

Tak sedikit orang yang masih bingung dan menanyakan hukum tentang orang yang mencicipi atau mencium aroma masakan.

Sebagian berpikir bahwa mencicipi makanan atau masakan pada siang hari saat berpuasa membatalkan puasa.

Namun, ada pula yang menyatakan mencicipi masakan diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa.

Lantas, bagaimana hukum sebenarnya mengenai orang yang mencicipi atau mencium aroma masakan saat berpuasa?

Dr. M. Rahmawan Arifin, akademisi IAIN Surakarta, menjelaskan bahwa tujuan utama menjalankan ibadah puasa adalah untuk meningkatkan ketakwaan.

Oleh sebab itu, setiap muslim harus mengetahui bahwa semua perbuatan bisa dilihat dari niat seseorang yang melakukan perbuatannya.

Ilustrasi masak bisa kurangi stres
Ilustrasi masak bisa kurangi stres (Lark.com)

Baca: Jadwal Imsakiyah dan Waktu Buka Puasa Ramadhan 2021 untuk Wilayah Sragen, Beserta Bacaan Niat Puasa

Baca: Rekomendasi Makanan untuk Mencegah Bau Mulut saat Puasa Ramadhan

Secara prinsip, yang membatalkan puasa adalah masuknya minuman atau barang ke dalam lubang seperti mulut, hidung atau telinga.

Dijelaskannya, ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang menyebutkan bahwa mencicipi masakan tidak membatalkan puasa selama tidak masuk ke kerongkongan.

“Tidak mengapa mencicipi cuka atau makanan lainnya selama tidak masuk ke kerongkongan.” (HR Bukhari)





Halaman
1234






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved