Risiko Menggunakan Masker Medis Palsu: Potensi Penularan Covid-19 Lebih Besar

Masker medis palsu mempunyai kualitas di bawah masker asli sehingga tidak efektif untuk mencegah penularan Covid-19.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-maskerShutterstockChyzh-Galyna.jpg
Shutterstock/Chyzh Galyna
Foto: Ilustrasi masker. Masker medis palsu sangat sulit dibedakan dari masker medis asli.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menggunakan masker medis palsu berisiko karena potensi penularan virus corona menjadi lebih besar.

Masker medis palsu mempunyai kualitas di bawah masker asli sehingga tidak efektif untuk mencegah penularan Covid-19

Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB., Senin (5/4/2021).

"Ini tentu meresahkan masyarakat. Karena menggunakan masker adalah untuk melindungi diri, baik dari menularkan atau tertular dari orang lain," kata Ari.

"Kalau barang palsu 'kan berarti tidak efektif seperti barang aslinya," imbuh Dekan Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia (FKUI) itu.

Masker medis palsu dikhawatirkan tidak bisa secara efektif mencegah penularan Covid-19.
Masker medis palsu dikhawatirkan tidak bisa secara efektif mencegah penularan Covid-19. (FREEPIK/WIRESTOCK)

Prinsip penggunaan masker adalah untuk menghindari paparan virus dari diri kita kepada orang lain, apabila positif Covid-19, dan menghindari penularan virus dari orang lain kepada diri kita.

Risiko penggunaan masker medis palsu ini tak hanya dirasakan oleh para tenaga medis, tetapi juga masyarakat luas sebab saat ini masker bedah banyak digunakan oleh masyarakat umum.

"Jadi menurut saya ini bukan untuk medis, nonmedis, tapi juga untuk masyarakat secara luas karena kita lihat di lapangan juga banyak yang menggunakan surgical mask ini," kata Ari.

Baca: Kenali Masker Palsu Berisiko Tularkan Covid-19, Berikut Jenis yang Direkomendasikan WHO

Baca: Viral Aksi Gibran Marah kepada Guru SMAN 1 Solo karena Tak Pakai Masker, Sebut Ini Tidak Bercanda

Masker medis palsu sangat sulit dibedakan dengan masker medis asli.

Untuk mencegah mendapatkan masker medis palsu, kata Ari, masyarakat harus lebih cermat dalam membeli.

Belilah masker di tempat-tempat yang bisa dipertanggungjawabkan keaslian masker.

Pembelian masker ini bisa dibeli di apotek atau drug store terpercaya dan toko-toko yang menjual perlengkapan kesehatan.

Masker medis digunakan untuk mencegah penularan Covid-19, baik dari diri kita, jika positif Covid-19, maupun dari orang lain.
Masker medis digunakan untuk mencegah penularan Covid-19, baik dari diri kita, jika positif Covid-19, maupun dari orang lain. (FREEPIK/TIRACHARDZ)

"Artinya dengan ini masyarakat terinfo bahwa ini ada (masker medis) yang palsu, berarti harus pandai- pandai beli di lokasi yang tepat, lebih cermat. Kalau online kan kadang dipertanyakan tokonya."

"Kalau toko yang qualified, saya rasa itu bisa dipertanggungjawabkan," papar dia.

Dekan FKUI ini juga berharap pemerintah melakukan investigasi menyeluruh untuk menemukan pelaku yang memalsukan masker medis palsu dan memberikan sanksi berat kepada pelaku.

Sementara itu, demi menindak lanjuti kasus ini, pihak Kemenkes mengatakan pihaknya bekerja sama dengan aparat hukum.

Baca: 3 Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat Karena Masker

Baca: Wali Kota Blitar soal Video Viral Joget Tanpa Masker dan Bagi-bagi Uang: Biar Lebih Semangat

Arianti Anaya selaku Plt. Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes menjelaskan bahwa masker medis palsu yang dimaksud adalah masker yang tidak memiliki izin edar dari Kemenkes, tetapi diklaim sebagai masker medis.

Masker medis harus memenuhi persyaratan mutu keamanan dan manfaat untuk mendapatkan izin edar.

Oleh sebab itu, harus dilakukan uji bacterial filtration efficiency (BFE), particle filtration efficiency (PEE), dan breathing resistance.

Kementerian Kesehatan RI tak lupa juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peredaran masker medis palsu di lingkungan sekitar.

Perlu diketahui, jenis masker medis adalah masker bedah dan masker respirator.

Baca lengkap soal masker di sini

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka)

 











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved