Peran Kolesterol dalam Metabolisme Tubuh

Berikut ini dijelaskan peran kolesterol terhadap metabolisme tubuh.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-kolesterol-adalah-lemak-yang-berguna-bagi-tubuh.jpg
Kompas.com
Ilustrasi, Kolesterol adalah lemak yang berguna bagi tubuh

Berikut ini dijelaskan peran kolesterol terhadap metabolisme tubuh.




TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kolesterol adalah jenis lemak yang dapat ditemukan pada jaringan tumbuhan dan hewan.

Kolesterol diproduksi tubuh manusia untuk kebutuhan hati, manusia bisa mendapatkannya melalui makanan seperti ayam, daging sapi, telur, atau produk susu juga mengandung kolesterol.

Kolesterol juga bisa berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.

Tubuh juga memperlukan kolesterol yang perlukan dalam metabolisme untuk fungsi esensial tertentu.

Seperti apa peran kolesterol dalam metabolisme?

Baca: Kolesterol

  • Hubungan Kolesterol dengan Metabolisme Tubuh


Manusia membutuhkan metabolisme kolesterol untuk banyak organ.

Sekitar 90 persen dari kolesterol dalam sel tubuh di dalam plasma.

Fungsi kolesterol digunakan diseluruh tubuh untuk membantu percernaan lemak makanan.

Kolesterol mempunyai fungsi penting yang berkaitan dengan metabolisme, diantaranya:

- Kolesterol berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan membran dan struktur sel. Kolesterol dapat masuk di antara molekul lemak penyusun sel, membuat membran lebih cair. Sel juga membutuhkan kolesterol untuk membantunya menyesuaikan diri dengan perubahan suhu.

- Kolesterol penting untuk membuat sejumlah hormon penting, termasuk hormon stres kortisol. Kolesterol juga digunakan untuk membuat hormon seks menjadi testosteron, progesteron, dan estrogen.

- Hati juga menggunakan kolesterol untuk membuat empedu, cairan yang berperan penting dalam pemrosesan dan pencernaan lemak.

- Kolesterol digunakan oleh sel saraf untuk isolasi.

Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membuat vitamin D. Dengan adanya sinar matahari, kolesterol diubah menjadi vitamin D.

Baca: Penting Diketahui, Ternyata Ini 3 Penyebab Kolesterol Naik

  • Perbedaan Antara Kolesterol Baik dan Buruk


- Lipoprotein Densitas Rendah (LDL) alias Kolesterol Jahat

Kolesterol tinggi dikaitkan dengan peningkatan resiko penyakit jantung.

LDL mengandung lebih banyak kolesterol dibandingkan protein.

LDL bergerak melalui aliran darah dan membawa kolesterol ke sel yang membutuhkannya.

Saat teroksidasi, LDL dapat meningkatkan peradangan dan memaksa lipid menumpuk di dinding pembuluh di jantung dan bagian tubuh lainnya sehingga membentuk plak.

Plak menebal dan membatasi atau memblokir darah sepenuhnya dan nutrisi ke jaringan atau organ yang terkan.

- Lipoprotein Densitas Tinggi (HDL) alias Kolesterol Baik

HDL lebih berat dibanding LDL karena mengandung lebih banyak protein dan lebih sedikit kolesterol.

HDL berperan mengambil kolesterol dari sel dan membawanya ke hati.

Memiliki kadar HDL yang lebih tinggi juga membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Baca: Tanpa Disadari, 5 Makanan dan Minuman Ini Ternyata Memiliki Kandungan Kolesterol Tinggi

  • Kolesterol Total yang Dibutuhkan Tubuh


Tingkat kolesterol total yang ideal adalah lebih rendah dari 200 mg/ dL. Berapapun antara 200 dan 239 mg/ dL adalah batas kewaspadaan, dan berapapun di atas 240 mg/dL akan dinilai tinggi.

Trigliserida adalah jenis lemak lain dalam darah. Terlalu banyak trigliserida berdampak buruk untuk kesehatan. Trigliser tinggi mempunyai resiko jantung.

Manusia bisa mengendalikan jumlah kolesterol yang dikendalikan diri sendiri. Faktor keturna, diet, berat badan, dan olahraga adalah faktor penentu kadar kolesterol.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Husna)



Zat Kolesterol
Definisi jenis lemak yang dapat ditemukan pada jaringan tumbuhan dan hewan.
   


Sumber :


1. www.halodoc.com


Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved