TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai bencana banjir bandang dan longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ia mengaku mendapat laporan lengkap terkait bencana alam yang menimpa NTT dan NTB ini dari Kepala BNPB Doni Monardo.
"Saya telah mendapatkan laporan dari Kepala BNPB tentang adanya bencana banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat." ujar Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/4/2021).
Jokowi juga menyampaikan dukacitanya kepada korban yang terdampak bencana alam tersebut.
Baca: 62 Warga NTT Meninggal Akibat Banjir dan Tanah Longsor, 4 Orang Masih Dalam Pencarian
Baca: Fraksi PKS DPR Potong Gaji untuk Bantu Korban Banjir Longsor di Flores dan Bima
"Atas nama pribadi dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut," tulisnya.
Ia juga telah memerintahkan Kepala BNPB, Kepala BASARNAS, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri PUPR, Panglima TNI, dan Kapolri untuk segera melakukan evakuasi dan menangani korban bencana di lapangan.
"Selain itu, segera melaksanakan penanganan dampak bencana yang diperlukan," tulisnya di akun Twitter @jokowi.
Bencana banjir ini disebabkan oleh bibit siklon 99S atau Seroja yang muncul di sekitar perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Akibat banjir parah tersebut, puluhan orang dilaporkan meninggal dunia
Bahkan, bencana ini mengakibatkan tanah longsor dan ratusan orang tertimbun didalamnya.
Terdapat tiga kecamatan yang terdampak akibat banjir ini yakni, Kecamatan Ile Boleng, Kecamatan Adnora Timur, dan Kecamatan Wotan Ulumado.
Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hajon, mengatakan hingga Minggu sore, sedikitnya ada 67 orang meninggal dan puluhan warga diduga masih terjebak longsor akibat dari banjir bandang itu.
Sebelumnya juga diberitakan bahwa Kabupaten Bima, NTB, dilanda banjir lebih dulu, pada Jumat (2/4/2021).
Hal tersebut juga diakibatkan oleh cuaca yang ekstrem sehingga intensitas hujan tinggi menyebabkan banjir di daerah itu.
Baca: Mengenal Bibit Siklon Seroja, Penyebab Banjir di NTT, Ini Rekomendasi BMKG untuk Antisipasi Bencana
Baca: Bibit Siklon 99S atau Seroja Diperkirakan Masih Menguat Hari Ini, NTT Waspada Ancaman Banjir Lagi
(TribunnewsWiki.com/Rakli)
Baca lengkap soal banjir di NTT di sini