TRIBUNNEWSWIKI.COM - Video yang memperlihatkan seorang ibu hamil mengalami pendarahan hebat akibat rahim pecah viral di media sosial.
Diketahui, ibu hamil tersebut sebelumnya mengonsumsi rumput fatimah.
Pasalnya, rumput fatimah diketahui bisa merangsang kontraksi.
Rumput fatimah pun dipercaya sebagai obat herbal yang memang dikhususkan untuk ibu hamil.
Namun apa itu rumput fatimah?
Bagaimana cara kerja dan efek samping mengonsumsi rumput fatimah?
Dilansir dari Kompas.com, rumput fatimah adalah tanaman herbal yang banyak dikonsumsi masyarakat, khususnya ibu hamil sebagai minuman yang diyakini dapat memperlancar persalinan.
Namun, ahli memperingatkan bahwa rumput fatimah juga dapat berbahaya bagi ibu hamil.
Dalam berbagai kondisi, para ahli tidak menyarankan dan tidak menganjurkan ibu hamil mengonsumsi tanaman keluarga Primulaceace dan marga Labisia ini.
Sebab, rumput fatimah dengan nama ilmiah Labisia pumilia ini ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan ibu dan janinnya.
Rumput fatimah bahaya jika dikonsumsi secara berlebihan oleh ibu hamil.
Reaksi berbahaya yang bisa dialami antara lain seperti
Baca: Rumput Fatimah atau Kacip Fatimah
Baca: Viral Ibu Hamil Keguguran karena Makan Rumput Fatimah, Alami Rahim Sobek hingga Tak Sadarkan Diri
1. kontraksi berlebihan (terpaksa kontraksi),
2. ibu hamil mengalami pendarahan,
3. rahim kekurangan darah,
4. membuat janin stres, dan
5. menyebabkan pecah rahim (ruptur uteri) Kematian ibu dan janin.
Melansir buku 100+ Hal Penting yang Wajib Diketahui Bumil: Tanya Jawab Seputar Kehamilan dan Persalinan (2014) karya dr. Dian Indah Purnama, SpOG, dijelaskan bahwa tidak boleh bagi ibu hamil untuk mengonsumsi rumput Fatimah (Labisa pumila).
Rumput Fatimah setelah diteliti memang diketahui mengandung zat sejenis oksitosin yang memiliki sifat merangsang kontraksi rahim.
Namun, penggunaan rumput Fatimah dalam persalihan sangat berbahaya karena kandungan oksitosin yang dikonsumsi tidak dapat ditakar.