"Warga dilarang pulang ke rumah mereka untuk sementara waktu," kata Caya saat ditemui di GOR Bumi Patra, Rabu (31/3/2021).
Ia mengatakan, warga yang mengungsi baru diizinkan pulang jika situasi dinyatakan aman.
Pihaknya memastikan pemberitahuan lebih lanjut mengenai kondisi kebakaran di Pertamina RU VI Balongan selalu disampaikan kepada warga yang mengungsi di GOR Bumi Patra.
Karenanya, warga tidak diperbolehkan pulang sebelum lingkungan tempat tinggal mereka dinyatakan aman.
"Dari 2000-an warga terdampak, hampir 1.300 warga mengungsi ke rumah kerabatnya dan sisanya di GOR Bumi Patra," ujar Caya.
Sejumlah petugas gabungan dan relawan yang berada di GOR Bumi Patra juga sibuk menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi.
Selain itu, beberapa petugas lainnya terlihat bergantian memasak makanan bagi pengungsi.
(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, tribunjabar.id/Handhika Rahman)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ledakan Susulan Terdengar dari Areal Kilang Pertamina Indramayu, Warga Panik, Ternyata Ini Faktanya