Diketahui kilang Balongan menjadi pemasok utama BBM ke Ibukota.
Kilang minyak terbesar se-Asia Tenggara ini juga memasok ke wilayah Banten dan beberapa wilayah di Jawa Barat.
Namun terkait hal tersebut dan kebakaran yang meninmpa kilang minyak Balongan, Pertamina menegaskan tidak akan ada pasokan BBM yang terganggu dan akan tetap berjalan normal.
Tidak hanya besar, kilang minyak Balongan juga berbasis teknologi terbaik.
Dikutip dari Pertamina.com, kilang yang mengolah minyak mentah Duri dan Minas yang berasal dari Provinsi Riau itu telah mulai beroperasi sejak 1994, dan terus dilakukan pengembangan.
PT. Pertamina Balongan terus melakukan perkembangan potensi bisnis yang dimiliki melalui penerapan teknologi baru serta pengembangan produk-produk unggulan terbaru.
PT. Pertamina Balongan juga tetap menerapkan standar internasional dalam sistem manajemen mutu yang berbasis pada komitmen ramah lingkungan.
Terbaru, beberapa waktu lalu Kilang Balongan resmi memulai proyek peningkatan kapasitas produksi, Crude Distillate Upgrading Project.
Proyek ini dilakukan untuk meningkatkan produksi dari 125 million barel steam per day (MBSD) menjadi 150 MBSD. Kemudian, proyek tersebut juga ditargetkan mampu menghasilkan naptha untuk proses lanjut dari 5,29 MBSD menjadi 11,6 MBSD.
Proyek yang dibangun oleh konsorsium PT Rekayasa Industri, PT Rekayasa Engineering dan PT Enviromate Technology International itu diharapkan rampung pada Maret 2022.
(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Tribunjateng.com/muslimah)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kobaran Api Kilang Balongan Tak Padam Meski Diguyur Hujan Deras, Begini Penampakannya