Kaesang mengatakan, pembentukan jajaran staf di dalam manajemen akan menunjuk tenaga yang profesional di bidangnya.
"Kita akan berusaha menemukan manajemen yang tepat, untuk persiapan liga 2," ucapnya.
"Meski liga 2 belum segara bergulir, kita siapkan dengan cepat," imbuhnya.
Kevin Nugroho menambahkan, ketertarikannya dengan Persis Solo sebenarnya sudah sejak tahun 2019 lalu.
Namun kala itu, dia gagal mengakuisisi Persis Solo.
"Sebenarnya saat akhir 2019 itu, mas Kaesang sudah bareng sama kita. Tapi waktu itu belum jodoh, jadi kita tunggu," ucapnya.
"Tapi ya namanya jodoh gak kemana-mana, setelah dua tahun kita ketemu lagi," tandasnya.
Baca: Resmi Jadi Bos Persis Solo, Kaesang Pangarep: Liga 1 Harga Mati
Baca: Persis Solo Resmi Dipegang Kaesang Pangarep Bersama Erick Thohir dan Kevin Nugroho
Kode Keras Kaesang
Kaesang sebenarnya sempat mengirimkan sejumlah 'kode' melalui cuitannya di media sosial, Twitter.
Terakhir, dirinya kembali mengirimkan 'kode' melalui video parodi 'Kalau Ada Duit, Kaesang Mau Jadi Owner Persis Solo (Part 2)'.
Video tersebut diunggah di akun resmi klub Bali United, Official Bali United pada 19 Maret 2021 dan sudah ditonton 12.108.
Video parodi dikonsep Kaesang tengah diwawancarai CEO Bali United, Yabes Tanuri.
Dalam video tersebut, beberapa poin wawancara menyinggung soal Persis Solo.
Berikut cuplikan percakapan Yabes dan Kaesang dalan video parodi :
Kaesang : "Sebenarnya pingin main bola, cuman saya liat kok prospeknya lebih bagus beli tim bola, pak."
Yabes : "Oh jadi lebih baik tim bola ya."
Kaesang : "Saya beli saya nanti yang main juga pak."
Yabes : "Main juga, ya kalau saya sih maunya juga mau main bola kemarin, tapi saya takut kesamar jadi bolanya. Jadi tim bola aja deh samaan ya."
Yabes : "Ini kan mention ke twitternya Persis Solo jadi ownernya persis?."
Kaesang : "Ya kalau diizinkan sama supporter. Kalau didukung oleh supporter. Sama kalau ada duit, pak."