Tampaknya begitu Naruto berhasil berjalan dan berbicara sendiri, dia tinggal sendirian di rumah kecilnya sendiri (tidak ada teman sekamar, tidak ada pengasuh).
Naruto pada dasarnya tidak pernah bisa bergantung pada orang lain kecuali dirinya sendiri.
Menjalani masa kanak-kanaknya sendiri tidak hanya dari segi teman, tetapi juga dalam hal memiliki "rumah", sangat tidak adil bagi seorang anak laki-laki yang juga menempuh jalan yang berbahaya dan menyakitkan.
8. Madara Mencuri Kurama Darinya
Awalnya, Kyuubi, atau lebih tepatnya Kurama, memberi Naruto banyak masalah yang harus dihadapi: musuh, chakra yang membingungkan, dan kebencian penduduk desa Konoha.
Namun, setelah misi dengan Tim Tujuh, Ujian Chunin, dan terutama setelah berlatih dengan Jiraiya, Naruto perlahan mulai belajar bagaimana menangani chakranya terlebih dahulu, kemudian chakra iblis.
Dengan demikian, Kyuubi membuat Naruto menderita dan kemudian berkembang, dan dia membawanya ke dalam sejak lahir sepanjang masa kanak-kanak dan perkembangannya.
Itulah mengapa hal yang paling mengejutkan dan tidak adil ketika Madara Uchica mengambil Kurama darinya.\
Baca: 10 Anime Jepang yang Terinspirasi dari Dragon Ball, Ada Gintama, Naruto, hingga One Piece
Baca: Nonton Anime Boruto 188 Sub Indo: Awal Mula Pertarungan Antara Uzumaki Boruto dan Kawaki
2. Kematian Jiraiya Jadi Momen Paling Memilukan Di Naruto
Sangat mudah untuk melihat mengapa hal itu dapat dianggap sebagai salah satu hal paling menyedihkan yang terjadi pada Naruto, mengingat Jiraiya adalah orang pertama yang benar-benar mengeluarkan potensi dalam dirinya.
Mereka berdua terikat seperti sebuah keluarga, dan kehilangan seorang mentor dalam semua kekacauan itu bukanlah yang dibutuhkan Naruto - atau teman-temannya.
1. Pengkhianatan Sasuke
Pada saat Chidori Sasuke hampir mengenai lengan Naruto, saat keduanya bertarung di sungai dekat Tanah Suara, Naruto mengingat semua momen yang dihabiskannya dengan Sasuke.
Dia tidak percaya pada kenyataan bahwa sahabatnya mencoba membunuhnya hanya untuk mendapatkan kekuasaan.
Rasa sakit terlihat di matanya, di darahnya, di tangisannya.
Saat dia memukulnya, Naruto berteriak "Sasuke!" dengan cara yang intens dan emosional, sehingga penggemar bisa mendengar kerlip dan rasa sakit dalam suaranya.
Itu adalah salah satu momen paling emosional dan memilukan dari seluruh anime, dan sorot mata Sasuke membuat segalanya jauh lebih sulit untuk diterima.
Naruto tanpa sadar mempercayai dan melindunginya; semakin banyak waktu yang mereka habiskan bersama, semakin dekat mereka, menjadi sahabat.
Tetapi Sasuke harus mendapatkan Mangekyo Sharingan, yang dapat diperoleh dengan membunuh teman tersayang, sehingga Naruto terjebak di tengah ambisinya ketika yang dia cari hanyalah seorang teman.
Sasuke telah meyakinkannya bahwa dia telah menemukannya.
Pengkhianatan ini mungkin adalah hal yang paling tidak adil yang terjadi padanya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka)
Baca lengkap soal Anime di sini
Baca lengkap soal Naruto di sini