"Dua orang juga tewas di distrik itu," kata dia.
Militer pun tidak segera mengomentari insiden tersebut.
Badan Anak-anak Perserikatan Bangsa-bangsa (UNICEF) pun turut berkomentar.
"Pengunaan kekuatan mematikan terhadap anak-anak, termasuk penggunaan peluru tajam, oleh pasukan keamanan mengambil korban anak-anak di Myanmar," kata UNICEF.
Menurut UNICEF, setidaknya dalam insiden tersebut 23 anak telah tewas, dan 11 lainnya terluka parah.
“Sejak krisis dimulai setidaknya 23 anak-anak telah tewas dan setidaknya 11 lainnya terluka parah,” kata UNICEF.(Reuters)
Baca: Tanggapan Dispar Denpasar Soal Video Viral Warga Diusir dari Pantai Sanur: Tak Ada Pantai Pribadi
Baca: Viral Pengunjung Diusir dari Kawasan Pantai Sanur, Klaim Masuk Area Pantai Pribadi Milik Hotel
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, TRIBUNNEWS.COM/Srihandriatmo Malau)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Junta Militer Myanmar Bebaskan Ratusan Demonstran
Lihat selengkapnya terkait berita junta militer Myanmar di sini