Pemuka Agama di Jatim Jadi yang Pertama Coba Vaksin AstraZeneca, Pemerintah Distribusi ke 7 Provinsi

Para pemuka agama yang tergabung dalam forum kerukunan umat beragama di 21 kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur menjalani vaksinasi, Senin petan


zoom-inlihat foto
astrazeneca-04.jpg
Miguel MEDINA / AFP
Dalam foto file ini diambil pada tanggal 09 Maret 2021, seorang pekerja medis memegang botol vaksin AstraZeneca / Oxford Inggris-Swedia selama kampanye vaksinasi di Museum Nasional Sains dan Teknologi Leonardo Da Vinci, yang saat ini menjadi tuan rumah acara anti virus. Kampanye vaksinasi -Covid dengan Multimedica di Milan. - Denmark, Norwegia, dan Islandia pada 11 Maret 2021 untuk sementara menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca karena kekhawatiran tentang pasien yang mengalami pembekuan darah pasca tusukan, karena produsen dan pengawas obat-obatan Eropa bersikeras bahwa vaksin itu aman. Denmark pertama kali mengumumkan penangguhannya, "menyusul laporan kasus serius pembekuan darah" di antara orang-orang yang telah menerima vaksin itu, Otoritas Kesehatan negara itu mengatakan dalam sebuah pernyataan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Vaksin AstraZeneca mulai digunakan di Indonesia pada Senin (22/3/2021).

Para pemuka agama yang tergabung dalam forum kerukunan umat beragama di 21 kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur menjalani vaksinasi, Senin petang.

Para Kyai ini yakin meski vaksin AstraZeneca sempat menuai kontroversi karena dianggap mengandung babi, vaksin yang diterimanya halal dan aman.

Apalagi MUI sudah mengeluarkan fatwa mengenai penggunaan vaksin AstraZeneca di tengah kondisi darurat kesehatan.

Jawa Timur jadi daerah pertama yang menggunakan vaksin AstraZeneca.

Baca: BPOM: Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk Kehati-hatian, Ikuti Jejak Thailand dan Negara Eropa

Baca: Efek Samping Vaksin Covid-19 AstraZeneca Asal Inggris, Ternyata Sudah Disetujui BPOM

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun melihat langsung vaksinasi AstraZeneca di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Presiden mengaku telah memerintahkan Menteri Kesehatan untuk segera mendistribusikan vaksin AstraZeneca ke Jawa Timur dan provinsi lain di Tanah Air.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Permadi menyebut vaksin AstraZeneca telah didistribusikan ke sejumlah daerah yang membutuhkan.

Tak hanya para pemuka agama dan tokoh masyarakat, vaksin ini akan disuntikkan pada kelompok prioritas termasuk kelompok lanjut usia, guna mencapai kekebalan kelompok.

Vaksin AstraZeneca
Vaksin AstraZeneca (flickr)


Saat ini ada 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca yang masuk dalam tahap pertama vaksinasi hingga bulan Mei 2021.

Rencananya pemerintah akan menambah jumlah dosis untuk memenuhi kebutuhan vaksin di Indonesia.

Vaksinasi di Jawa Timur

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin tersebut sudah mulai digunakan untuk vaksinasi Covid-19 pada Senin (22/3/2021).

Vaksin itu digunakan untuk vaksinasi di sejumlah daerah di Jawa Timur.

"Benar (sudah digunakan di Jawa Timur)," ujar Nadia saat dikonfirmasi Kompas.com pada Senin malam.

Nadia lantas mencontohkan, vaksin AstraZeneca telah disuntikkan ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur Hasan Mutawakkil Alallah.

Dilansir dari siaran pers di laman presidenri.go.id, vaksin yang sama juga diberikan kepada di antaranya KH Ahmad Rofiq Siraj hingga atlet sepak bola nasional Uston Nawawi.

Vaksinasi menggunakan AstraZeneca di pendopo Kabupaten Sidoarjo itu diikuti sebanyak kurang lebih 150 peserta yang berasal dari kalangan pekerja publik, tokoh agama, hingga para atlet.

Selain itu, 230 orang di Kabupaten Jombang menerima suntikan vaksin AstraZeneca melalui vaksinasi massal pada Senin sore.

Sasaran kegiatan vaksinasi massal di Kabupaten Jombang meliputi warga lanjut usia (lansia), petugas dan pekerja publik, ulama, serta tokoh lintas agama.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved