"Sniper, sniper," teriakan orang dalam video yang tersebar, tak lama setelah seorang pria ditembak di kepala dan lebih banyak lagi tembakan mendesing.
Juru bicara junta tidak bersedia untuk berkomentar tetapi sebelumnya mengatakan pasukan keamanan hanya akan menggunakan kekuatan penuh, bila perlu.
Sementara, media negara mengatakan pada Minggu kemarin, pria dengan sepeda motor menyerang anggota pasukan keamanan yang kemudian meninggal.
Militer mengatakan, dua polisi tewas dalam protes sebelumnya.
Baca: Bansos Tunai Rp 300 Ribu Cair Maret 2021, Simak Cara Cek Penerima dan Cara Mencairkannya
Baca: Hari Ini HUT ke-11 Tribunnews.com Mempersembahkan: Aku Lokal, Aku Bangga
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, TRIBUNNEWS.COM/Srihandriatmo Malau)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Myanmar Tembaki Demonstran : Dua Orang Tewas
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hampir 250 Orang Tewas, Demonstran Myanmar Gelar Aksi Protes Nyalakan Lilin Malam Hari
Lihat selengkapnya terkait kudeta Myanmar di sini