Amel mengaku mendapat video tersebut dari salah satu pengikutnya di Instagram pada Sabtu (20/3/2021) sore.
Kala itu, Amel diminta untuk menyebarkan video tersebut agar viral dan menjadi pelajaran oleh masyarakat.
"Jadi kejadiannya kemarin sore, saya dapat DM dari salah satu followers, saya dapat kiriman video itu asli dari yang merekam."
"Dia pas lewat daerah itu dan melihat bapak-bapak yang baju merah itu berantem dengan satpam," kata Amel kepada Tribunnews.com, Minggu (21/3/2021).
Amel juga bercerita, seperti yang ada dalam video, pria bernama Felix itu mengaku membunuh kucing lantaran tidak suka melihatnya berkeliaran di sekolah.
Sementara, pengikut Amel yang memberikan video tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai perbuatan apa saja yang dilakukan pelaku.
Baca: Viral Video Diduga Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh 2004 Kini Ditemukan di RSJ
Baca: Pria Viral yang Mengaku Jadi Anak DPR Hina Petani: Demi Allah itu Semua Hanya Konten
Menurut Amel, pengikutnya hanya merekam saat pelaku berdebat dengan satpam dan kucingnya sudah tergeletak.
"Dia cuma cerita, waktu dia lewat dia rekam seperti yang dia kirimkan, posisi kucingnya sudah tergeletak," tutur Amel yang tinggal di Jakarta Pusat ini.
Lebih lanjut, pada Sabtu (20/3/2021) malam, pengikut Amel yang lain mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian tersebut.
Terlebih, memastikan keberadaan anak kucing lain yang ada di dalam video.
Kemudian, dari penuturan pengikutnya itu, satpam yang berjaga mengaku induk kucing yang ada di dalam video tidak meninggal.
Sementara, anak dari induk kucing tersebut juga telah diadopsi oleh orang tidak dikenal.
Bahkan, pihak satpam sekolah itu juga mengaku kejadian yang ada di video tersebut sudah lama terjadi.
"Ada followers saya ke sana cari tahu katanya anaknya itu sudah ada yang adopsi."
"Terus katanya induknya tidak mati, katanya setelah di video itu bisa bangun dan jalan-jalan," tutur Amel.
"Terus juga dari security bilang kejadian itu udah lama, padahal orang yang DM saya bilang kejadiannya kemarin pagi, pas dia rekam dan dia kirim," ujar Amel.
Di sisi lain, Amel menyesalkan, kejadian penyiksaan hewan kembali terulang.
Ia pun tak menampik kejadian seperti ini tidak hanya terjadi kali ini saja, tetapi sudah sering dijumpai.
Meski kejadian ini belum dilaporkan, namun pihak kepolisian disebut telah mengusutnya.
Amel pun berharap, kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk memperhatikan keselamatan binatang.