Hal ini karena tubuh kita perlu energi yang cukup untuk bertahan selama 12 jam tanpa makan dan minum.
Jika malas dan tidak nafsu makan karena terlalu pagi, kamu bisa makan makanan yang simpel seperti kurma, pisang, oatmeal, dan jangan lupa minum susu dan air putih.
Baca: MUI Keluarkan Fatwa Hukum Vaksinasi Covid-19 di Bulan Ramadhan: Tidak Membatalkan Puasa
Hindari berbaring atau tidur langsung setelah makan sahur karena itu akan membuat asam lambung naik masuk ke kerongkongan dan dapat memicu refluks.
Ingat untuk minum banyak air saat sahur dan berbuka, minimal 8 gelas.
Jangan minum minuman berkafein karena dapat menyebabkan dehidrasi.
4. Minum obat
Jika kamu memiliki penyakit lambung yang cukup parah dan perlu mengkonsumsi obat, jangan pernah lupa untuk meminumnya.
Obat tersebut bisa membantu mengurangi produksi asam lambung dan mencegah kembung dan mulas.
Dan bila semua tip di atas tidak juga membuat sakitmu terasa lebih baik, maka berbukalah dan jangan memaksakan.
Makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat berbuka
Ada beberapa makanan yang tidak baik dikonsumsi saat berbuka.
Berikut menu buka puasa yang sebaiknya dihindari selama puasa Ramadan karena kurang baik bagi kesehatan.
1. Minuman bersoda
Sebagian besar orang Indonesia memanfaatkan minuman bersoda untuk membuat minuman segar untuk berbuka puasa.
Baca: Jelang Ramadhan, Begini Tips Mudah Mengajari Anak Berpuasa
Minuman berkarbonasi memang memiliki cita rasa yang segar, tetapi banyaknya gas yang dihasilkan olehnya dapat menyebabkan rasa perih di perut.
Terlebih lagi, perut dalam keadaan kosong setelah seharian penuh berpuasa.
Sekalipun dicampur menggunakan sirup, campurannya juga tidak baik untuk perut kosong.
2. Cokelat dan Makanan Manis
Untuk membatalkan puasa saat berbuka, biasanya dianjurkan untuk menikmati makanan manis.
Namun, konsumsi makanan yang terlalu manis dan mengandung banyak gula, seperti kue atau pun cokelat sebaiknya dihindari