Berikut Penjelasan Datangnya Malam Lailatul Qadar pada Bulan Ramadhan

Malam lailatul qadar adalah malam turunnya ayat-ayat pertama Al-Quran kepada nabi umat Islam, Muhammad.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-lailatul-qadar-malam-kemuliaan.jpg
freepik
Ilustrasi - Lailatul Qadar


"Kencangkan ikat pinggang, jauhkan tempat tidur, jauhkan berbagai godaan dunia untuk menyambut Lailatul Qadar," terangnya.

Baca: Simak Tata Cara Bayar Zakat Fitrah saat Ramadhan Beserta Bacaan Niat dan Besaran Nominalnya

Baca: Bolehkah Mencicipi Makanan atau Masakan saat Puasa Ramadhan? Berikut Penjelasannya!

Ilustrasi Malam Lailatul Qadar
Ilustrasi Malam Lailatul Qadar (Tribunnewsmaker.com)

Ciri atau Tanda Turunnya Malam Lailatul Qadar

Dr H Baidi menjelaskan, dalam berbagai riwayat telah dijelaskan dalam hadist Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bahwa Lailatul Qadar terjadi 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Terkait kepastian malam keberapa, Dr H Baidi mengatakan belum ada penjelasan.

"Tetapi di antara para ulama memberikan satu pendapat, gambaran," terangnya.

Gambaran tersebut yakni:

- Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Ahad atau Rabu, maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29.

- Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Senin, maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21.

- Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Selasa atau Jumat, maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27.

- Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Kamis, maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25.

- Jika awal Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-23.

"Sebenarnya tidak ada penjelasan tegas dari Agama, tentang indikator terjadinya Lailatul Qadar," ungkapnya.

Namun menurutnya, dari berbagai riwayat indikator terjadinya Lailatul Qadar dijelaskan secara alamiah.

"Artinya, kondisi alam turunnya Lailatul Qadar," jelasnya.

Cuaca pada pagi atau malam hari turunnya Lailatul Qadar sangat tenang dan udara terasa segar.

Di pagi hari sinar matahari cukup cerah, tidak panas.

"Oleh karena itu, ini tanda-tanda turunnya Lailatul Qadar," terangnya.

Dr H Baidi mengungkapkan, hal tersebut merupakan sebuah pendapat, maka alangkah baik selama 10 hari terutama di malam-malam ganjil untuk menyongsong Lailatul Qadar.

Hal tersebut karena manusia tidak tahu secara pasti turunnya Lailatul Qadar.

"Itu rahasia Allah SWT," ungkapnya.

Baca: Jelang Ramadhan, Lakukan Aktivitas Ngabuburit Ini Tanpa Harus Keluar Rumah

Baca: Resep Menu Sahur Ramadhan Praktis: Perkedel Tempe Bumbu Terasi hingga Ayam Goreng Kuning Daun Jeruk

(Tribunnewswiki/Septiarani, Tribunnews.com/Arif Fajar Nasucha)

Baca selengkapnya terkait Lailatul Qadar di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Malam Lailatul Qadar: Pengertian, Kapan Terjadi dan Ciri Datangnya Malam Istimewa





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved