Tanggapan Gibran atas Viralnya Komentar Netizen yang Ejek Dirinya: Saya Tidak Baper, Sudah Dimaafkan

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, akui tidak terlalu ambil pusing mengenai komentar yang ditulis pemilik akun berinisial AM yang viral.


zoom-inlihat foto
KOMPAScomLABIB-ZAMANIn.jpg
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.


Ade memberi contoh, pemanggilan pengguna media sosial yang dianggap berpotensi melanggar UU ITE, bukan kali pertama dilakukan.

Ia mengatakan, sudah tiga kali Polresta Solo memanggil netizen yang dianggap menyebar hoaks maupun ujaran kebencian.

Tiga kasus itu adalah netizen yang bekomentar soal Overpass Manahan, Razia PSK, dan yang terakhir, yang mengejek usulan Gibran terkait Piala Menpora.

Adapun tiga yang menjadi subjek pembicaraan dalam kasus ini semuanya adalah institusi dan pejabat kenegaraan, yakni dua kasus berkomentar soal anggota Polresta Solo, dan kasus terakhir berkoentar soal Wali Kota Solo, Gibran.

Ade menegaskan pihaknya akan terus menindak tegas unggahan yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Yang jelas, kita kedepankan edukasi. Supaya terwujud ruang digital yang sehat bersih, beretika, maupun produktif serta tanggung jawab," tegasnya.

Kasus ini berawal ketika AM meminta maaf atas unggahan komentarnya yang bernada olok-olokan ke Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Komentarnya itu dituliskan dalam sebuah unggahan akun @garudarevolution soal perhelatan semi final dan final Piala Menpora 2021 di Solo.

Berikut komentar yang ditulis AM : 'Tahu apa dia tentang sepak bola, tahunya cuma dikasih jabatan aja,'

Komentar tersebut ditulisnya, Sabtu (13/3/2021) pukul 18.00 WIB. Komentar tersebut dinilai Polresta Solo mengandung informasi yang tidak benar atau hoaks di jagad media sosial.

Kalimat 'taunya cuma dikasih jabatan saja' jadi pangkal polemik.

Menurut Tim Polresta Solo, Gibran bisa jadi Wali Kota setelah melewati Pilkada yang sah, sehingga jabatan sebagai Wali Kota Solo itu bukanlah sebuah pemberian.

AM-pun langsung mendapat direct message (DM) dari tim virtual police Polresta Solo untuk menghapus komentar. Ia menyanggupi dan telah menghapusnya.

Namun, dirinya tetap dipanggil ke Kantor Polresta Solo untuk klarifikasi dan menyatakan permintaan maaf.

Permintaan maaf itu menampilkan video AM, membacakan permintaan maafnya.

Video itu pun disiarkan oleh Polresta Solo ke jagad raya, lewat akun resmi Instagram Polresta Surakarta.

(TribunnewsWiki.com/RAK, TribunSolo.com/Adi Surya Samodra)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul "Reaksi Gibran Tanggapi Viralnya Netizen Tegal Ejek Dirinya : Saya Tidak Pernah Lho Melaporkan"

Baca selengkapnya soal Gibran Rakabuming Raka di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved