Peneliti Sebut Varian Covid-19 N439K Kemungkinan Tidak Bisa Diatasi Dengan Vaksin yang Ada Saat Ini

Virus corona varian N439K disebut mungkin tidak bisa diatasi dengan vaksin yang ada saat ini, peneliti ungkap hal ini


zoom-inlihat foto
SHUTTERSTOCKOrpheus-FXds.jpg
SHUTTERSTOCK/Orpheus FX
Ilustrasi varian baru virus corona, mutasi virus corona.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Peneliti ungkapkan soal kemungkinan virus corona atau Covid-29 varian baru N439K ini tidak bisa diatasi dengan vaksin Covid-19 yang ada saat ini.

Mereka menganalisi lebih dari 440 sampel serum poliklonal dan lebih dari 140 antibodi monoklonal dari pasien yang pulih, seperti keterangan dalam jurnal Cell yang dikutip Kompas.com.

Ditemukan pengikatan proporsi antibodi monoklonal serta sampel serum secara signifikan berkurang oleh N439K.

Ternyata mutasi N439K ini memungkinkan pseudovirus menolak netralisasi oleh antibodi monoklonal yang sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Sebagai informasi, adanya mutasi virus corona N439K terdeteksi di Skotlandia pada Maret 2020 silam untuk pertama kalinya.

Lantas kemudian ada garis keturunan kedua (B.1.258) telah muncul secara independen di negara-negara Eropa lainnya.

Diketahui varian tersebut berhasil ditemukan di lebih dari 30 negara di seluruh dunia pada Januari 2021.

Mutasi ini ditemukan pada sekitar 500 sampel yang diambil dari pasien di Skotlandia, tetapi pada Juni penyebaran berkurang berkat pembatasan atau lockdown yang ketat, dilansir dari dari BBC, 27 Januari 2021.

Beberapa resistensi pada antibodi yang diambil dari pasien yang telah sembuh juga ditunjukkan oleh varian mutasi ini.

Hal tersebut dikahwatirkan dapat menyebabkan infeksi berulang.

Bahkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga ikut mengimbau soal virus corona varian N439K ini melalui keterangan tertulis Ketua IDI Daeng M Faqih, Rabu (10/3/2021), pada masyarakat.

IDI mengimbau untuk menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Baca: 47 Orang Positif Covid-19 Klaster Sanggar Senam di Tasikmalaya, Sempat Piknik ke Gunung Papandayan

Baca: 15 Ambulans Bolak-balik Jemput 47 Pasien Positif Covid-19 Klaster Sanggar Senam di Tasikmalaya

"Belum lama ini pemerintah mengumumkan varian B.1.1.7 dan di dunia telah terdapat varian baru lagi yang berkembang ditemukan di lnggris yakni N439K," kata Daeng.

Bahkan virus ini dinilai lebih cerdas dari virus corona yang ada dan sudah didapati di 30 negara.

"Varian N439K ini ternyata lebih smart dari varian sebelumnya karena ikatan terhadap reseptor ACE2 di sel manusia lebih kuat, dan tidak dikenali oleh polyclonal antibody yang terbentuk dari imunitas orang yang pernah terinfeksi," ungkap dia.

Protokol kesehatan diperketat melalui 3T dan 5M.

Juga untuk adanya imbauan untuk menghindari aktivirtas di ruang tertutup ber-AC dalam waktu yang lama.

Ini karena virus hanya berputar di dalam ruangan tersebut.

masker duckbill
masker duckbill (Sora Shimazaki/Pexels)

Serta karena ventilasi udara di ruangan AC dianggap buruk.

Namun apabila hal tersebut tak bisa dihindari maka selalu ingat untuk jaga jarak aman dan gunakan masker dengan baik dan benar.





Halaman
1234






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved