47 Orang Positif Covid-19 Klaster Sanggar Senam di Tasikmalaya, Sempat Piknik ke Gunung Papandayan

Puluhan orang di Tasikmalaya terpapar Covid-19 dari klaster sanggar senam bahkan sempat piknik ke Gunung Papandayan.


zoom-inlihat foto
Tribun-JabarHandhika-RahmaNhrtyj.jpg
Tribun Jabar/Handhika Rahman
ILUSTRASI GAMBAR. Puluhan warga Tasikmalaya dinyatakan positif Covid-19 klaster senam


Diketahui, kegiatan senam tersebut dilakukan di dalam aula gedung Kantor Bupati Lombok Tengah.

Dalam video berdurasi 43 detik itu nampak ibu-ibu berseragam kuning dengan semangat melakukan senam zumba dengan diiringi musik yang dipandu oleh beberapa orang yang berada di depan.

Tangkapan layar video viral senam zumba yang diikuti oleh ratusan ibu-ibu di Lombok Tengah yang diduga abaikan protokol kesehatan dengan tak memakai masker dan tak menjaga jarak.
Tangkapan layar video viral senam zumba yang diikuti oleh ratusan ibu-ibu di Lombok Tengah yang diduga abaikan protokol kesehatan dengan tak memakai masker dan tak menjaga jarak. (KOMPAS.COM/IDHAM KHALID)

Terlihat dalam video yang beredar, hampir semua peserta senam nampak mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Seolah tak ada corona yang melanda, peserta senam zumba tersebut tak menjaga jarak dan tak memakai masker.

Dikutip dari Kompas.com, Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Erdan membenarkan kejadian tersebut terjadi di Aula Kantor Bupati pada Sore Jum'at (4/12/2020).

"Yang pasti memang ada (senam zumba) kemarin Jumat sore itu, katanya kegiatan di Aula lantai lima," kata Erdan dikonfrimasi melalui sambungan telepon, Sabtu (5/12/2020).

Erdan menyebutkan, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Porwosi) Lombok Tengah.

Baca: Efek Samping Vaksin Covid-19 AstraZeneca Asal Inggris, Ternyata Sudah Disetujui BPOM

Baca: Pasien Covid Ini Alami Ereksi Tiga Jam yang Menyiksa Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia

"Yang melaksanakan kegiatan itu katanya Porwosi, terus pesertanya yang hobi-hobi senam, yang sanggar senam itu dari Lombok Tengah," kata Erdan.

Saat ditanya apakah ada keterlibatan pihak Pemda, Erdan menyebutkan, bahwa ia tidak ingin banyak komentar atas peristiwa tersebut, lantaran juga dirinya mengetahui setelah tersebar di media sosial.

"Yang melaksanakan kegiatan itu katanya Porwosi, terus pesertanya yang hobi-hobi senam, yang sanggar senam itu dari Lombok Tengah," kata Erdan.

Saat ditanya apakah ada keterlibatan pihak Pemda, Erdan menyebutkan, bahwa ia tidak ingin banyak komentar atas peristiwa tersebut, lantaran juga dirinya mengetahui setelah tersebar di media sosial.

"Kita akan lidik kepolisian, kita akan panggil panitia dan pelaksananya, karena kegiatannya ini tidak berizin," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyoso Nugroho saat ditemui media, Sabtu (6/12/2020).

Esty menyebutkan, ia sangat menyayangkan kegiatan tersebut karena melakukan kerumunan di saat pencegahan Covid-19.

"Ini sangat kontra produktif dengan apa yang kita lakukan selama ini untuk mencegah penularan Covid19, saya sangat sayangkan itu," kata Esty.

Perwira dengan pangkat dua melati di pundaknya itu mengatakan, nantinya akan melakukan penyelidikan terhadap siapa saja yang terlibat.

"Dari video (senam zumba) kemarin kita bisa identifikasi, dari pengelolaan gedung, maupun security, " kata Esty.

Lebih lanjut Esty menerangkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu, apakah kegiatan tersebut melanggar Perda, atau ada unsur pidananya.

"Kita tidak bisa beradai-andai kita terlebih dahulu akan melakukan penyelidikan, apakah hal tersebut melanggar Perda yang kemudian hanya sanksi denda, ataukah nanti ada sanksi Pidananya tentang undang-undag karantina Kesehatan, kita akan lihat nanti," kata Esty.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Restu/Ka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Konvoi Belasan Ambulans Jemput 47 Warga Positif Covid-19 Klaster Senam Tasikmalaya

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved