“Ada penganiayaan yang jelas. Kalau makan tetap diberi tapi ngga bisa dikasih keleluasaan pergi meninggalkan lokasi, dijaga minimal dua orang,” imbuh Azis.
Saat penyekapan, korban juga dipaksa untuk melakukan transfer.
"Diambil ATM atau kartu kreditnya, kemudian dipaksa mentransfer sebanyak Rp 40 juta,” kata Azis.
Para penculik kemudian memaksa BH untuk mengirimkan uang dari ATM lainnya sebanyak Rp 70 juta.
Tidak hanya itu, mereka juga meminta paksa mobil milik korban.
Baca: Viral Video Warga Lakukan Doa Bersama, Berharap Andin di Ikatan Cinta Cepat Ditemukan
Baca: Ini Kronologi Aprilia Manganang Mantan Atlet Voli Putri yang Kini Ditetapkan Sebagai Laki-laki
Baca: Amien Rais Singgung Ancaman Neraka Jahanam di Depan Jokowi saat Bahas Penembakan Laskar FPI
Pencarian Kakak Korban
Kasus penculikan ini terungkap, berawal dari kakak korban berinisial TH yang berusaha menghubungi BH pada Rabu (3/3/2021).
TH kemudian mencoba mencari korban di indekos di kawasan Tebet, namun tidak menemukannya.
Kemudian, pihak keamanan tempat indekos itu memberikan informasi terkait BH dibawa oleh sejumlah orang.
Disebutkannya, orang tak dikenal itu mengendarai dua mobil.
TH pun langsung melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Tim Gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan kemudian melakukan pencarian.
Tim berhasil menyelamatkan korban dan menangkap empat pelaku pada Jum'at (5/3/2021).
Saat ini, polisi masih memburu lima orang lain yang terlibat kasus ini.
Sementara para pelaku yang tertangkap dijerat Pasal 55 dan Pasal 56 Jo Pasal 328 KUHP, Pasal 333 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama dua belas tahun penjara.
Baca: Puasa Ramadhan tapi Tidak Mengerjakan Salat, Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasannya
Baca: Kesepian Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Ini 6 Tandanya Menurut Ahli
Baca: Simak Rekomendasi Minuman Dingin untuk Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan, Ada Kolak Hingga Es Kopyor
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, KOMPAS.COM/Wahyu Adityo Prodjo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Direktur Diculik Bosnya, Korban Dianiaya sampai Dipaksa Minum Air Kencing"