"Tapi tidak pintar bagi orang tidak bertanggung jawab. Sosialisasi dan edukasi 'membuang sampah pada tempatnya' itu udah ada dr jaman dulu. Emang sih terlihat sepele tp ternyata tidak semua orang terbiasa nerapin hal itu. Dan herannya masih ada orang2 kaya gitu,"
Meskipun perekam video menulis jika dirinya tidak sempat merekam aksi pengunjung tersebut ketika sedang melampar botol bekas minuman ke mulut kuda nil itu.
"Emang sih gk kerekam pas dy ngelemparnya (botol bekas minuman), tapi saksi mata banyak, ada tissue juga yang dilempar," tulis akun @cyntiactcete.
Keterangan petugas Taman Safari
Dihubungi terpisah, pihak pengelola Taman Safari Indonesia membenarkan kasus pelempar sampah ke mulut kuda nil tersebut.
"Iya betul, kejadiannya kemarin (Minggu) siang atau sore gitu. Ketika itu ada pengunjung melihat, jadi dia upload laporkan ke official sosmed kami, iktikadnya baik sekali," ucap Kepala Humas TSI, Yulius H Suprihardo, Senin.
Dia mengatakan, saat itu petugas TSI langsung mengecek dan membersihkan sampah yang ada di mulut kuda nil tersebut.
Yulius menyebut bahwa petugas tidak hanya menemukan botol bekas, tetapi juga sejumlah tisu bekas di dalam mulut kuda nil itu.
"(Laporan akun) itu dia nunjukin ada botol air mineral di situ, tapi saat ini satwanya sih aman karena kuda nilnya memuntahkan kembali sampah tersebut. Padahal, kalau sampai tertelan bisa menyebabkan kematian bagi satwa kami, kan botol plastik mineral itu kan terurai ratusan tahun," ungkapnya.
"Temuan kami ada satu botol mineral dan juga tisu, tapi semuanya sudah terbuang, tidak sampai tertelan," imbuhnya.
Baca: Video Tasyakuran Wali Kota Blitar Viral, Tidak Pakai Masker dan Tak Jaga Jarak Hingga Sawer Biduan
Baca: Wali Kota Blitar soal Video Viral Joget Tanpa Masker dan Bagi-bagi Uang: Biar Lebih Semangat
Menurut Yulius, dalam satnite safari journey tertulis aturan di brosur TSI terkait imbauan tidak boleh membuang sampah, tidak boleh memberi makan.
Yulius memastikan bahwa pihaknya sudah melakukan tindakan dengan cara mencari pelaku yang dilaporkan akun tersebut.
Namun, kata dia, saat itu sejumlah petugas tidak berhasil melacak pelaku karena sudah kabur atau keluar area TSI.
Pengelola kebun binatang juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap kuda nil (Hippopotamus amphibius) asal Afrika tersebut.
Kuda nil itu, lanjut dia, sejauh ini aman dan belum ditemukan adanya kelainan kesehatan dalam tubuh hewan mamalia itu.
"Kuda nilnya sudah aman, kami juga sudah melakukan tindakan, tetapi pelaku sudah keburu keluar area, tidak terlacak," jelas dia.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Afdhalul Ikhsan)
Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul "Foto Viral Kuda Nil di Taman Safari Bogor Diberi Makan Sampah, Ini Penjelasan Pengelola"