TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ali Mochtar Ngabalin, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan ikut singgung masalah asmara Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue.
Ali Ngabalin menjelaskan, hubungan asmara anak, biar anak yang menentukan karena anak-anak juga yang menjalaninya.
Sementara orang tua hanya mnegarahkan.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan ini juga mengatakan orangtua tak perlu ikut campur.
"Kan mereka sudah dewasa, kalau suka sama suka ya mungkin lanjut (hubungannya) kalau tidak suka engga usah dipaksa paksa, jangan emaknya ikut-ikut," ujar Ali Ngabalin, Minggu (7/3/2021).
Ali Ngabalin juga merespon ibunda Felicia, Meilia Lau, yang menandai Jokowi di media sosial.
"Inilah, jangan bawa-bawa orang-tua, jangan dipaksa-paksa," imbuh Ali.
Ditambah lagi ini menyeret nama Jokowi.
Menurutnya, presiden sedang berkonsentrasi sebagai kepala pemerintah dan kepala negara.
Ali Ngabalin juga menyebut, kurang elok membawa-bawa nama Presiden meskipun Presiden tidak terganggu.
"Kurang elok, sudahlah, mereka sudah besar-besar, jangan mengaitkan dengan presiden," urai dia.
Sementara itu, Kaesang Pangarep juga sudah memberikan klarifikasi soal hubungan asmaranya dengan Felicia Tissue.
Putra ketiga Presiden Joko Widodo ( Jokowi) ini ngaku dimaki-maki dan hanya bisa diam saja.
"Jadi gini mas, aku sebenarnya sudah ngomong untuk mengakhir hubungan ini, di pertengahan bulan Januari , dan di waktu itu juga aku di maki maki, tapi ya yowes lah aku diem aja," kata Kaesang dalam video yang diterima Tribunnews, Senin, (8/3/2021).
Kaesang Pangarep mengatakan, sebenarnya dirinya sudah berbicara untuk mengakhiri hubungannya dengan Felicia Tissue.
Kaesang mengutarakan hal tersebut pada Januari lalu.
Adik Gibran Rakabuming dan Kahiyang Ayu ini juga menyebut, masalah asmara adalah masalah pribadi.
Jadi tidak etis untuk diumbar.
"Itu kan masalah pribadi toh, masalah pribadi ngapain toh diumbar umbar enggak etis," ungksp Kaesang.
Seperti yang sudah rama dibicarakan, Kaesang Pangarep disebut meninggalkan kekasihnya, Felicia Tissue, karena adanya wanita lain.