Militer Myanmar Kian Brutal, Satu Hari 38 Pendemo Tewas: Pakai Peluru Tajam dan Ditembak Jarak Dekat

Sedikitnya 38 orang tewas dalam protes anti-kudeta di Myanmar pada Rabu, kata PBB, dalam tindakan keras paling berdarah terhadap demonstrasi damai.


zoom-inlihat foto
myanmar-brutal-07.jpg
STR / AFP
Para pengunjuk rasa bereaksi setelah polisi menembakkan gas air mata selama demonstrasi menentang kudeta militer di Mandalay pada Rabu 3 Maret 2021. PBB menyebut sebanyak 38 orang tewas tertembak pada demonstrasi hari Rabu dan menjadi demonstrasi paling berdarah di Myanmar.


Ratusan pengunjuk rasa ditangkap, media lokal melaporkan.

myanmar brutal 05
Seorang polisi (kanan) melempar proyektil ke arah pengunjuk rasa selama demonstrasi menentang kudeta militer di kota barat laut Kale pada 2 Maret 2021.

AS mengecam kekerasan mematikan terbaru junta terhadap pengunjuk rasa dan menyerukan tindakan yang lebih global.

"Kami terkejut dan muak melihat kekerasan mengerikan yang dilakukan terhadap orang-orang Burma atas seruan damai mereka untuk memulihkan pemerintahan sipil," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price, menggunakan nama lama Myanmar.

Baca: Jutaan Rakyat Myanmar Memulai Pemogokan Umum Hadapi Ancaman Represif Penguasa Militer

"Kami menyerukan semua negara untuk berbicara dengan satu suara untuk mengutuk kekerasan brutal oleh militer Burma terhadap rakyatnya sendiri," katanya kepada wartawan.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak 1 Februari ketika militer merebut kekuasaan melalui kudeta dan menahan sebagian besar kepemimpinan sipil negara itu, termasuk pemimpin Aung San Suu Kyi.

Militer membenarkan pengambilalihan tersebut dengan klaim penipuan pemilih yang tidak berdasar dalam pemilihan November 2020 yang mengembalikan Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi ke tampuk kekuasaan.

Perebutan kekuasaan telah memicu kecaman internasional yang meluas serta demonstrasi nasional yang menuntut kembalinya pemerintahan sipil.

(tribunnewswiki.com/hr)





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved