Beres Urusan Gugatan Media, Meghan Markle Diterpa Tudingan Bullying Terhadap Karyawan Istana

Juru bicara Meghan Markle angkat bicara setelah Duchess of Sussex menghadapi tuduhan intimidasi oleh seorang staf selama bekerja di Istana Kensington.


zoom-inlihat foto
pangeran-harry-dan-meghan-markle-3.jpg
Instagram/sussexroyal
Pangeran Harry dan Meghan Markle


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Usai menangkan gugatan senilai 625 Dolar atau senilai Rp 8,9 miliar, kini Meghan Markle mendapat tudingan melakukan aksi bullying terhadap pegawai istana Kensington.

Pada hari Selasa (2/3/2021), The Times Inggris menduga tudingan bullying yang dilakukan Markle itu dibuat oleh salah satu penasihat dekatnya.

Namun, tim Markle membantah keras klaim tersebut.

Juru bicara Meghan Markle angkat bicara setelah Duchess of Sussex menghadapi tuduhan intimidasi oleh seorang staf selama bekerja di Istana Kensington.

"The Duchess sedih dengan serangan terbaru terhadap karakternya ini, terutama sebagai orang yang menjadi target bullying adalah dirinya sendiri dan sangat berkomitmen untuk mendukung mereka yang mengalami rasa sakit dan trauma," kata juru bicara Duke dan Duchess of Sussex pada Fox News.

"Dia (Markle) bertekad untuk melanjutkan pekerjaannya membina rasa kasih di seluruh dunia dan akan terus berusaha memberikan teladan untuk melakukan apa yang benar dan melakukan apa yang baik," tambah pernyataan itu.

Foto putra Pangeran Harry Archie Harrison Mountbatten-Windsor bersama keluarga (instagram.com/@meghanmarkle_official)
Foto putra Pangeran Harry Archie Harrison Mountbatten-Windsor bersama keluarga (instagram.com/@meghanmarkle_official) (instagram.com/@meghanmarkle_official)


Tuduhan itu muncul beberapa hari sebelum tayangan televisi Markle dengan Oprah Winfrey bersama suaminya Pangeran Harry yang dijadwalkan tayang pada hari Minggu.

Menurut The Times, keluhan itu pertama kali dibuat pada Oktober 2018, oleh Jason Knauf, mantan sekretaris komunikasi pasangan itu.

Pengaduan itu menuduh Markle telah mengusir dua asisten pribadi keluar dari rumah dan merusak kepercayaan anggota staf ketiga.

The Times melaporkan, Knauf mengajukan pengaduan dalam upaya melindungi staf istana yang diduga diintimidasi Markle.

Baca: Bagikan Foto Bersama Harry, Meghan Markle Umumkan Kehamilannya Tepat pada Hari Valentine

Beberapa mengklaim mereka bahkan meneteskan air mata.

Seorang pembantu kerajaan diduga mengatakan kepada seorang rekannya: "Saya tidak bisa berhenti gemetar."

Sumber lain mengatakan Harry memohon kepada Knauf untuk tidak melanjutkan pengaduan tersebut.

Namun, pengacara pasangan itu menyangkal pertemuan itu terjadi atau bahwa Harry ikut campur dengan urusan staf.

The Times mengatakan Knauf diduga mengirim email ke Simon Case, yang menjabat sebagai sekretaris pribadi Pangeran William pada saat itu.

Email tersebut kemudian diteruskan ke Samantha Carruthers, kepala bagian sumber daya manusia.

Dalam email tersebut, Knauf mengklaim Carruthers "setuju dengan saya dalam semua hal bahwa situasinya sangat serius."

Juru bicara Sussex membalas tuduhan yang dilaporkan oleh The Times.

"Anggap saja ini apa adanya - kampanye kotor yang sudah diperhitungkan berdasarkan informasi yang menyesatkan dan berbahaya," kata juru bicara.

Tahun 2019, beberapa teman Markle mengatakan kalau temannya itu sudah menjadi korban 'bullying global' oleh tabloid.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Sanubari Jakarta (2012)

    Sanubari Jakarta adalah film drama omnibus Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved