Tentara AS Kalang Kabut ketika Dihujani Rudal Iran, Alami Trauma Otak hingga Harus ke Psikiater

Meski semua selamat, lebihd ari seratus tentara AS dilaporkan mengalami trauma setelah diserang Iran 2020 silam


zoom-inlihat foto
rudal.jpg
BBC
IUSTRASI - Pasca Serangan ke Pangkalan Militer AS di Irak, Iran Minta Amerika Tarik Pasukan dari Timur Tengah. Seorang tentara AS membeberkan betapa kacaunya pasukan ketika dihujani rudal Iran, pada Januari 2020 silam.


Dia mengalami luka cukup serius dalam operasi yang disebut Iran sebagai Operasi Martir Soleimani itu.

Bahkan hingga hari ini, para tentara masih trauma.

“Saya tidak dapat berpikir bahwa ada orang yang lolos dari ini tanpa efek, secara psikologis atau emosional, karena betapa traumatisnya peristiwa itu,” kata Letnan Kolonel Johnathan Jordan, petugas operasi untuk unit Angkatan Udara yang hadir malam itu.

Baca: Dulu Jadi Sekutu Dekat AS di Era Trump, Kini PM Israel Belum Pernah Dihubungi Joe Biden, Diremehkan?

Baca: Putra Mahkota Arab Diduga Bunuh Jurnalis Khashoggi, Dulu Dilindungi Trump, Kini Dilepaskan Biden

Serangan itu merupakan serangan balasan Iran setelah Qasem Soleimani dibunuh atas perintah Trump
Serangan itu merupakan serangan balasan Iran setelah Qasem Soleimani dibunuh atas perintah Trump (kompas.com - israelhayom.com)

Ketika serangan dimulai, Johnson ditugaskan ke unit penerbangan Angkatan Darat, berkumpul dengan tentara di tempat penampungan di atas permukaan tanah.
Tempat itu memiliki sisi terbuka dan karung pasir yang menutupi beton.

Bunker ini dirancang untuk menghentikan roket yang lebih kecil, bukan rudal.

Johnson tidak ingat tiga ledakan pertama dan percaya, itu karena ledakan ketiga membuatnya dan tentara lain pingsan dalam waktu singkat.

Johnson, seorang ahli bedah penerbangan, bertanya apakah ada yang membutuhkan perhatian medis.

Tidak ada yang mengatakan ya, mendorong laporan awal ke Pentagon tentang tidak adanya cedera yang kemudian diumumkan oleh Trump.

Baca: Kembali Tegang, Taiwan Kerahkan Rudal Setelah Jet Tempur China Masuk Zona Udara Taiwan

Baca: Korea Utara Kenalkan Rudal Balistik Baru, Diluncurkan dari Kapal Selam, Diklaim Paling Kuat Sedunia

Iran disebut telah meluncurkan beberapa rudal di fasilitas militer Amerika Serikat di Irak pada Rabu (8/1/2020) pagi waktu setempat.
Iran disebut telah meluncurkan beberapa rudal di fasilitas militer Amerika Serikat di Irak pada Rabu (8/1/2020) pagi waktu setempat. (Twitter @ABC)

“Faktanya adalah, setiap orang memiliki gejala cedera otak traumatis ini,” kata Johnson.

“Tapi gejala itu tidak signifikan dibandingkan dengan apa yang kita alami sepanjang malam.”





Halaman
123
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • 170 Jamaah Palestina Terluka dalam

    Warga Palestina menghadapi penggusuran dari rumah mereka sendiri
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved