Jika hal itu terjadi, seseorang dapat lebih beresiko kekurangan cairan atau dehidrasi saat puasa.
dr. Ayu menyarankan minum susu terutama saat sahur, guna menambah jumlah cairan.
“Kita tetap dianjurkan minum sebanyak 8-10 gelas selama berpuasa yang dapat terbagi pada jam sahur dan jam setelah buka puasa,” jelas dia.
Ia menyebut, jika terbiasa minum banyak, jumlah cairan dapat dipenuhi dengan memperbanyak menu masakan berkuah dan buah berair.
Baca: Spotify Beri Penjelasan Setelah Hapus Ratusan Lagu K-Pop, Blak-blakan Soal Persaingan dengan Kakao M
Baca: Nonton Anime Boruto 188 Sub Indo: Awal Mula Pertarungan Antara Uzumaki Boruto dan Kawaki
Tips Menyiapkan Menu Sahur yang Praktis dan Bergizi
Guna mendukung penerapan pola makan seimbang saat menjalankan ibadah puasa, dr. Ayu membagikan tips menyiapkan menu sahur yang praktis dan bergizi.
Pertama, catat terlebih dahulu menu sahur yang akan dibuat dalam seminggu ke depan.
Kedua, dapat juga menyicil menyiapkan beberapa bahan makanan pada malam harinya.
Seperti merebus dan membumbui daging dahulu, sudah memotong dan menyiapkan sayur yang akan dimasak keesokannya.
Selanjutnya, dapat membuat stok bumbu dasar seperti bumbu putih, bumbu merah, atau bumbu kuning.
Hal ini untuk memudahkan dalam memasak berbagai pilihan menu.
Terakhir, dapat mengawetkan kaldu dalam freezer sebagai salah satu bahan masakan.
Baca: Donald Trump Sebut Vaksinasi Covid-19 di AS adalah Jasanya, Bukan Joe Biden
Baca: Segini Jumlah Pesangon dan Jaminan untuk Karyawan Korban PHK, Wajib Tau Hal Ini
Baca: Donald Trump Masih Yakin Dirinya Menang Pilpres, Klaim Covid-19 Hanyalah Kedok Kecurangan Pemilu
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, KOMPAS.COM/Irawan Sapto Adhi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ragam Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Buka Puasa dan Sahur"