Sindrom Sheehan

Sindrom Sheehan adalah kondisi yang mengenai wanita yang kehilangan darah yang sangat banyak hingga mengancam nyawanya saat masa persalinan


zoom-inlihat foto
sampai-sekarang-penyebab-pasti-dari-necrotizing-enterocolitis.jpg
halodoc
Sindrom Sheehan adalah kondisi yang mengenai wanita yang kehilangan darah yang sangat banyak hingga mengancam nyawanya saat masa persalinan

Sindrom Sheehan adalah kondisi yang mengenai wanita yang kehilangan darah yang sangat banyak hingga mengancam nyawanya saat masa persalinan




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sindrom Sheehan adalah kondisi yang mengenai wanita yang kehilangan darah yang sangat banyak hingga mengancam nyawanya saat masa persalinan, atau yang mengalami tekanan darah rendah setelah masa persalinan yang dapat mengganggu suplai oksigen di tubuh.

Dalam sindrom sheehan, kurangnya pasokan oksigen dapat mempengaruhi kelenjar hipofisis.

Sindrom Sheehan menyebabkan kelenjar hipofisis tidak dapat memproduksi hormon-hormon hipofisis. 

Tanda dan gejala dari sindrom Sheehan biasanya muncul perlahan, setelah beberapa bulan atau tahun.
Tanda dan gejala dari sindrom Sheehan biasanya muncul perlahan, setelah beberapa bulan atau tahun. (SHUTTERSTOCK)

Baca: Sindrom Reye

  • Penyebab #


Sindrom Sheehan disebabkan oleh perdarahan yang sangat banyak atau tekanan darah yang sangat rendah setelah persalinan.

Hal ini menyebabkan kerusakan pada kelenjar hipofisis, dimana kelenjar hipofisis yang menghasilkan hormon yang sangat penting selama kehamilan, seharusnya membesar saat hamil. 

Hormon dari kelenjar hipofisis penting dalam mengatur hampir sebagian besar dari sistem endokrin tubuh kita, hormon tersebut mampu mengatur kelenjar penghasil hormon lain untuk meningkatkan atau menurunkan produksi hormon lain yang mengatur berbagai macam fungsi tubuh seperti fertilitas, tekanan darah, produksi ASI, dan proses vital lainnya.

Baca: Sindrom Rett

  • Gejala #


Tanda dan gejala dari sindrom Sheehan biasanya muncul perlahan, setelah beberapa bulan atau tahun.

Namun, gejala dapat timbul tiba-tiba, seperti kesulitan untuk mengeluarkan ASI.

Gejala dan tanda sindrom Sheehan timbul karena rendahnya hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis, yaitu hormon tiroid, hormon adrenal, hormon yang mengatur produksi ASI dan hormon yang mengatur menstruasi.

Gejala tersebut antara lain:

Air susu ibu sulit keluar, sehingga kesulitan memberikan ASI pada anak.

Tidak mengalami menstruasi (amenore), atau menstruasi sangat jarang (oligomenore).

Rambut daerah pubis dan kelamin tidak tumbuh kembali.

Adanya perubahan emosi dan peningkatan berat badan.

Tekanan darah rendah.

Kadar gula dalam darah rendah.

Kelelahan.

Detak jantung yang abnormal.

Payudara membesar.

  • Pengobatan #


Pengobatan dari sindrom Sheehan yaitu menggunakan terapi pengganti hormon seumur hidup, untuk hormon yang mengalami kelainan.

Dokter mungkin merekomendasikan salah satu dari obat-obatan berikut:

 - Kortikosteroid. Menggantikan hormon adrenal karena defisiensi hormon adrenokortikotropik.

 - Estrogen. Dapat diberikan dengan kombinasi progesteron. Digunakan untuk mengganti hormon estrogen yang mengalami penurunan akibat sindrom sheehan.

 - Growth hormon. Digunakan untuk menggantikan hormon pertumbuhan pada sindrom sheehan, dengan terapi ini, penderita dapat meningkatkan berat badan, mempertahankan massa tulang, dan meningkatkan kualitas hidup.

 - Levotiroksin. Digunakan untuk menggantikan hormon tiroid pada defisiensi hormon tiroid karena sindrom sheehan.

Penanganan yang baik saat persalinan dapat mencegah terjadinya perdarahan berat dan penurunan tekanan darah.

Ketika perdarahan berat sudah terjadi, sindrom Sheehan tidak dapat dihindarkan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Gangguan Sindrom Sheehan
Faktor Risiko Bayi kembar atau gangguan pada plasenta dapat meningkatkan risiko dari sindrom sheehan
Gejala Air susu ibu sulit keluar, sehingga kesulitan memberikan ASI pada anak
Tidak mengalami menstruasi (amenore), atau menstruasi sangat jarang (oligomenore)


Sumber :


1. www.halodoc.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved