Dituding Terlibat dalam Isu Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko Minta SBY Tak Menekan Dirinya

Moeldoko angkat bicara setelah namanya terang-terangan disebut SBY dalam isu kudeta Partai Demokrat.


zoom-inlihat foto
kepala-kantor-staf-presiden-moeldoko-rabu-322021.jpg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Moeldoko angkat bicara setelah namanya terang-terangan disebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam isu kudeta Partai Demokrat. KETERANGAN FOTO: Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko angkat bicara setelah namanya terang-terangan disebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam isu kudeta Partai Demokrat.

Moeldoko kaget dengan persoalan internal partai yang masih belum selesai.

"Memang belum selesai di Demokrat? Saya pikir sudah selesai. Kan saya enggak ngikutin ya," kata Moeldoko di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (25/2/2021), dikutip Tribunnews.

Dirinya mengaku tak mengikuti perkembangan kasus itu.

"Sehingga dalam 3 minggu terakhir ini saya sibuk mengurusi itu ya. 3-4 minggu terakhir ini. Sehingga saya ga ngerti tuh perkembangan internal seperti itu, saya pikir sudah selesai," katanya.

Terkait hal ini, Moeldoko meminta semua pihak yang menudingnya tak terus-terusan menekan dirinya.

"Jadi janganlah menekan-nekan saya. Saya diam, jangan menekan-nekan dan saya ingin mengingatkan semuanya ya," katanya.

Baca: AHY Tak Lagi Bawa Nama Jokowi dalam Isu Kudeta di Demokrat: Presiden Tidak Tahu-menahu

Baca: Mantan Kader Sebut AHY Abaikan Jasa Pendiri Partai, Demokrat Beberkan Perjuangan Sang Putra SBY

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019)(KOMPAS.com/Haryantipuspasari)
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019)(KOMPAS.com/Haryantipuspasari) (Kompas.com)

Karena dia mengaku sama sekali tak tahu tentang kudeta Demokrat.

"Jadi saya berharap jangan menekan saya seperti tadi saya katakan, saya tidak tahu situasi itu, saya pesan seperti itu saja karena saya punya hak seperti apa yang saya yakini. Itu saja makasih," pungkasnya.

SBY terang-terangan sebut nama Moeldoko





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved