TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang kakek tunarungu viral setelah ditemukan berkarung-karung uang di rumahnya.
Kakek ini adalah Payuri (81) atau biasa dipanggil Biok tinggal di Payakumbuh, Sumatera Barat.
Awalnya kakek tersebut viral di media sosial karena dinilai kurang perhatian.
Namun, saat dicek ke rumah kakek Biok, ternyata ditemukan uang satu karung.
Uang satu karung tersebut akhirnya dihitung. Butuh 2 hari dengan 12 orang yang menghitungnya.
"Totalnya ada sekitar Rp 81 juta. Dihitung selama dua hari," kata Musleniyetti, Lurah Tigo Koto Diateh, Payakumbuh, Selasa (23/2/2021).
Uang yang dikumpulkan Biyok ini bukanlah hasil mengemis, melainkan dari pemberian orang lain.
Kakek Biok ternyata dikenal suka menolong pesta pernikahan.
Dia mencari uang dengan bekerja mencuci piring di setiap pesta pernikahan yang ada di Payakumbuh dan sekitarnya.
Biyok akan datang membantu pesta dan menerima upah dari hasil kerjanya itu.
"Bantu cuci piring, bantu pesta perkawinanan orang, dia datang tanpa dibantu. Orang ngasih dia uang, itulah yang disimpannya," kata Lurah.
Uang hasil upah mencuci piring itu selalu disimpan kakek Biok di dalam karung ukuran 50 kilogram.
Baca: Viral Warga Maumere NTT Berdesakan Tak Terapkan Prokes, Ternyata Kerumuni Kedatangan Jokowi
Baca: Viral, Driver Makanan Pesan Antar Dapat Tip Rp 3,5 Juta, Pemesan Minta Didoakan Cepat Punya Momongan
Sang kakek ini hidup sebatang kara, tidak punya istri, keluarganya hanya berasal dari satu nenek.
"Kondisinya sehat. Saat kita bantu bersihkan rumahnya, dia senang, ada yang peduli," tambahnya.
Petugas kelurahan menemukan 5 karung uang saat melakukan pengecekan di rumah kakek Biok.
"Sebelumnya hanya satu karung yang ditemukan dengan total Rp 81 juta. Sekarang sudah ada lima karung lagi," kata Musleniyetti.
Uang-uang lainnya, kata Musleniyetti, disimpan dengan disembunyikan di sejumlah tempat di rumah Biok.
"Ada di balik kasur, dibungkus kain, di dalam celengan dan lainnya. Posisinya disembunyikan, namun kita berhasil temukan," kata Musleniyetti.
Pencarian uang kakek Biok itu telah dilakukan sejak Senin kemarin.
Serta masih terus dilakukan hingga saat ini.