Mahasiswi Cantik Pemburu Hewan Suka Posting Hewan Langka yang Dibunuhnya Dikecam Keras

Selain mendapat kecaman keras, ia pun menerima ancaman pembunuhan melalui komentar di akun Instagram miliknya, yang sudah memiliki 300.000 pengikut.


zoom-inlihat foto
pemburu-cantik-04.jpg
Johanna Clermont / Real Press
Johanna Clermont (23), seorang mahasiswi dari Prancis yang punya hobi berburu hewan-hewan liar dan langka mendapat kecaman keras, bahkan ancaman pembunuhan setelah ia memposting hewan-hewan yang dibunuhnya di akun media sosialnya miliknya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang wanita pemburu hewan liar atau pemburu trofi yang masih berstatus mahasiswi suka memposting hewan-hewan yang berhasil dibunuhnya di akun media sosial miliknya.

Mahasiswi berparas cantik bernama Johanna Clermont (23) ini mendapat kecaman keras oleh aktivis pencinta hak-hak hewan liar.

Namun, Johanna tak peduli, tetap mengunggah foto-foto hewan liar yang berhasil dibunuhnya.

Akibatnya, selain mendapat kecaman keras, ia pun menerima ancaman pembunuhan melalui komentar di akun Instagram miliknya, yang sudah memiliki 300.000 pengikut.

Johanna Clermont telah melakukan perjalanan ke seluruh dunia di mana dia telah membunuh hewan dan mengatakan dia telah menerima rentetan pelecehan karena mengambil bagian dalam olahraga darah.

Mahasisiwi berusia 23 tahun asal Prancis itu suka berbagi foto-foto berdarah dirinya di samping antelop berdarah mati di Afrika Selatan atau seekor rusa yang berhasil dibunuhnya di Skotlandia.

Baca: Wanita Pemburu Hewan Dikecam Keras karena Berpose dengan Jantung Jerapah yang Baru Dibunuhnya

mahasiswi pemburu 01
Johanna Clermont (kanan), seorang mahasiswi dari Prancis yang hobi berburu hewan liar telah membagikan foto dirinya di samping antelop berdarah mati di Afrika Selatan dan rusa di Skotlandia. Aksinya ini mendapat kecaman keras bahkan ia mendapat ancaman pembunuhan.

Bahkan dalam salah satu unggahannya, terlihat Johanna mengoleskan darah di wajahnya sebagai bagian dari tradisi kuno.

Darah itu adalah darah salah satu hewan yang dibunuhnya, dikutip Daily Star, Senin (22/1/2021).

Foto grafis itu memicu kemarahan online dan melihat Johanna dikirimi ancaman pembunuhan, lapor Daily Star.

Baca: Bikin Geram, Seorang Pemburu Tembak Mati Jerapah, Jantungnya Dipamerkan Buat Hadiah Valentine

Johanna mengatakan dia memposting gambar karena dia ingin menunjukkan sisi berburu yang glamor dan feminin.

Dia menegaskan bahwa dia tidak pernah mengalami seksisme di dunia olahraga darah yang didominasi pria.

"Kamu bisa pergi berburu dan menjadi cantik, menyisir rambutmu, memakai sedikit riasan jika kamu mau, dan merawat pakaianmu. Kurasa kamu bisa menjadi glamor dalam berburu, tentu saja," tulisnya.

pemburu cantik 02
Johanna Clermont (23), seorang pemburu mengaku telah membunuh hewan-hewan liar di berbagi penjuru dunia.

"Praktiknya sendiri tidak glamor karena pergi ke alam untuk membunuh hewan untuk dimakan tidak glamor, tapi dalam sikap Anda saat berburu, ya tentu saja Anda bisa glamor."

Johanna membagikan gambar Instagram, di mana dia memiliki lebih dari 300.000 pengikut, tetapi mengakui bahwa eksploitasinya tidak selalu memenangkan pujiannya.

Menjelaskan pertama kali dia membunuh hewan, Johanna mengatakan dia pikir dia akan merasa bersalah tetapi tidak melakukannya dan menyadari itu adalah sesuatu yang sangat alami.

pemburu cantik 03
Menggambarkan pertama kali dia membunuh seekor hewan, Johanna mengatakan dia pikir dia akan merasa bersalah tetapi ternyata perasaan itu tidak muncul, katanya.

"Hewan pertama saya adalah babi hutan dan tidak menderita, dan ketika saya melihatnya mati, saya seperti, ya, OK, begitulah kehidupan dan begitulah alam berjalan," ujarnya enteng.

"Ini bukan momen yang sulit, ini lebih merupakan momen ketika Anda banyak memikirkan tentang kehidupan."

Johanna berkata: "Jika saya ingin makan daging, sekarang Anda bisa pergi ke toko dan membeli beberapa potong daging dan Anda tidak tahu apa isinya.

"Saat Anda pergi berburu dan Anda membunuh makanan Anda sendiri, ya, ada semacam kesenangan yang Anda rasakan.

"Itu alami, organik. Dan rasanya berbeda!"





Halaman
123
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved