Mandikan Jenazah Pasien Covid-19 yang Bukan Muhrim, 4 Petugas Forensik Ditetapkan Jadi Tersangka

Penetapan tersangka dilakukan setelah suami almarhumah tidak terima dan lapor polisi


zoom-inlihat foto
petugas-forensik-jadi-tersangka-karena-mandikan-jenazah-bukan-muhrim.jpg
Kompas.com/Teguh Pribadi
Puluhan anggota dan pengurus PPNI dan pengacara dari Badan Bantuan Hukum PPNI Muhammad Siban di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Kamis (18/2/2021), memberikan bantuan hukum kepada 4 petugas forensik yang dijerat pasal penistaan agama karena memandikan jenazah wanita.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Empat petugas forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka antara lain berinisial DAAY, ESPS, RS, dan REP.

Keempatnya menjadi tersangka karena memandikan jenazah seorang pasien Covid-19 wanita yang bukan muhrim, bernama Zakiah (50).

Mereka dijerat dengan Pasal 156 huruf a juncto Pasal 55 ayat 1 tentang Penistaan Agama dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kronologi kejadian

Penetapan tersangka kepada empat petugas forensik tersebut setelah polisi mendapatkan laporan dari suami Zakiah, Fauzi Munthe, sebagaimana diberitakan Kompas.com, Minggu (21/2/2021).

Sang suami tidak terima dengan perbuatan empat petugas tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam fardu kifayah, yaitu jenazah wanita dimandikan oleh pria yang bukan muhrim.

Baca: Viral Video Warga Lakukan Pemakaman Pasien Covid-19 Tak Biasa, Salat Jenazah di Tengah Banjir

Baca: Sinar UV Diklaim Mampu Bunuh Virus Covid-19, Begini Syaratnya

FOTO HANYA ILUSTRASI - Proses pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (21/1/2021). Krisis lahan pemakaman, Pemprov DKI Jakarta membuka lahan pemakaman khusus Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur.
FOTO HANYA ILUSTRASI Petugas forensik jadi tersangka karena mandikan jenazah bukan muhrim - KETERANGAN FOTO: Proses pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (21/1/2021). Krisis lahan pemakaman, Pemprov DKI Jakarta membuka lahan pemakaman khusus Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur. (Tribun Jakarta/ISTIMEWA)

Terlebih lagi, untuk penanganan jenazah Covid-19 khususnya umat Islam sebelumnya telah disepakati antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, pihak RSUD Djasamen Saragih, dan Satgas Covid-19 Kota Pematangsiantar pada 24 Juni 2020.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi melakukan pengembangan penyelidikan dan pemeriksaan kepada yang bersangkutan.

Berdasarkan bukti dan keterangan saksi ahli yang diperoleh, polisi akhirnya menetapkan para petugas forensik itu sebagai tersangka.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved