Sekjen PBB: 'Sangat Tidak Adil, 10 Negara Sudah Pakai 75% dari Seluruh Vaksin Covid'

Gutters telah mengkritik tajam distribusi vaksin Covid-19 yang “sangat tidak merata dan tidak adil”, karena 10 negara sudah kuasai 75% vaksin Covid.


zoom-inlihat foto
vaksin-ok-03.jpg
Mohamed Azakir / Reuters via Al Jazeera
Seorang wanita selfie saat menerima vaksin Pfizer-BioNTech di pusat medis American University of Beirut, Lebanon, beberapa waktu lalu. Sekjen PBB Antonio Gutteres mengatakan 10 negara sudah menguasai 75% vaksin secara keseluruhan.


Program COVAX Organisasi Kesehatan Dunia, sebuah proyek ambisius untuk membeli dan mengirimkan vaksin virus corona untuk orang-orang termiskin di dunia, telah gagal mencapai tujuannya untuk memulai vaksinasi di negara-negara miskin pada saat yang sama ketika suntikan diluncurkan di negara-negara kaya.

Baca: Sindikat Vaksin Covid-19 Palsu Terbongkar di China, Isi Vaksin Cuma Air Mineral, Keuntungan Rp 39 M

Banyak negara berkembang bergegas dalam beberapa pekan terakhir untuk menandatangani kesepakatan pribadi mereka untuk membeli vaksin, tidak mau menunggu COVAX.

Woodward mengatakan Inggris mendukung pencadangan 5 persen dosis COVAX sebagai penyangga "upaya terakhir" untuk memastikan bahwa populasi berisiko tinggi memiliki akses ke vaksin COVID-19.

Virus corona telah secara resmi menginfeksi lebih dari 109 juta orang dan menewaskan sedikitnya 2,4 juta di antaranya.

Tetapi banyak negara belum memulai program vaksinasi dan bahkan negara-negara kaya menghadapi kekurangan dosis vaksin karena para produsen berjuang untuk meningkatkan produksi.

(tribunnewswiki.com/hr)





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved