TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aplikasi bernama Clubhouse hari-hari ini sedang banyak diperbincangkan publik.
Aplikasi tersebut viral setelah dicuitkan oleh CEO Space X, Elon Musk di Twitter.
Elon Musk mulanya bergabung di Clubhouse karena undangan dari Kanye West.
"Just agree to do Clubhouse with @kanyewest," tulisnya pada Kamis (11/2/2021) lalu.
Nama Clubhouse kian meroket setelah cuitan tersebut hingga terdengar ke telinga netizen Indonesia.
Wishnutama selaku Komisaris Tokopedia dan Telkomsel pun kini sudah membuat ruang obrolan di Clubhouse.
Diketahui, mantan Menteri Pariwisata itu membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan bidang kreatif.
Tak hanya itu, selebgram, influencer, hingga artis Indonesia kemudian beramai-ramai mendownload Clubhouse.
Namun sayangnya aplikasi ini hanya bisa diunduh oleh pengguna iOS.
Baca: Clubhouse (Aplikasi)
Baca: Clubhouse
Lalu apa itu Clubhouse?
Clubhouse sendiri merupakan aplikasi media sosial berbasis audio.
Belum lama beredar, Clubhouse baru saja dirilis tahun lalu, tepatnya pada April 2020.
Aplikasi ini dikembangkan oleh perusahaan Alpha Exploration.
Alpha Exploration sendiri didirikan oleh pengusaha Paul Davison dan mantan karyawan Google, Rohan Seth.
Mekanisme Clubhouse berbeda dari aplikasi media sosial pada umumnya.
Perbedaan tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk Clubhouse dibanding media sosial lainnya.
Pasalnya pengguna tidak bisa bergabung begitu saja ke Clubhouse.
Mereka harus mendapat link undangan terlebih dahulu.
Link undangan tersebut bisa didapat dari pengguna lain yang lebih dulu tergabung di Clubhouse.
Pengguna juga bisa mendaftarkan dirinya secara manual untuk bergabung.