TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebanyak 223 warga di Desa Sumergeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, mendadak menjadi miliarder.
Hal itu usai lahan yang mereka miliki dibeli oleh PT Pertamina untuk dijadikan sebagai kilang minyak.
Diketahui, PT Pertamina bersama dengan perusahaan asal Rusia, Rosneft membeli laham mereka dengan harga kisaran Rp 600 ribu hingga Rp 800 ribu per meter.
Dilansir Kompas.com, harga tersebut lebih tinggi dari harga jual pasaran saat ini.
Rata-rata Dapat Uang Rp 8 Miliar
Kepala Desa Sumergeneng Gihanto menyatakan, dari hasil penjualan tanah itu, rata-rata warga mendapatkan uang sekitar Rp 8 miliar.
Bahkan, warga Surabaya yang juga memiliki tanah di desa tersebut, mendapat uang mencapai Rp 28 miliar.
Menurut Gihanto, lahan itu cukup luas untuk digunakan membuat kilang minyak.
Selain di Desa Sumergeneng, PT Pertamina juga melakukan pembelian lahan di Desa Wadung dan Kaliuntu.
Namun, Gihanto merasa khawatir, meski warganya mendadak menjadi kaya, uang tersebut kebanyakan untuk membeli kebutuhan konsumtif.
"Ada rasa kekhawatiran karena sedikit yang dibuat usaha," kata Gihanto, Selasa (16/2/2021)
Baca: 7 Cara Berhemat saat Lakukan Renovasi Rumah, Tak Harus Keluarkan Banyak Uang
Baca: Balita Tewas Tenggelam di Kolam Renang, Ibu Kandung Tengah Tidur Pulas dengan Pacar
Beli 176 Mobil Baru
Menurut Gihanto, ratusan warga yang mendadak menjadi miliader itu, kebanyakan langsung membeli mobil baru.
Bahkan, dikabarkan satu orang ada yang membeli hingga tiga unit sekaligus.
"Sampai sekarang sudah ada sekitar 176 mobil baru yang datang, terakhir kemarin ada 17 mobil baru," ujar dia.
Video yang memperlihatkan kedatangan sejumlah mobil baru yang diangkut truk towing ke desa tersebut, diketahui menjadi viral di media sosial.
Mulyadi, merupakan salah satu warga yang membeli mobil tersebut.
Ia mengaku mendapatkan sejumlah uang dari hasil penjualan lahan setengah hektar yang dimilikinya ke PT Pertamina.
Uang itu sebagian besar ia gunakan untuk membeli mobil baru untuk kebutuhan sehari-hari.
"Tanah saya 1/2 hektar, sebagian uangnya untuk membeli mobil," tandasnya.