Lalu, 20-25 persen lainnya memiliki metastasis hati, yakni kanker yang telah menyebar ke hati dari kanker yang dimulai di tempat lain dalam tubuh.
Baca: Kak Seto Ungkap Derita Kanker Prostat, Unggahan di Instagram Dibanjiri Komentar Doa Netizen
Ketika sudah bermetastasis, kanker prostat bisa menyebar ke kelenjar getah bening, serta tulang dan menyebabkan penderitaan hebat di area pinggul, punggung dan dada.
"Banyak pasien yang datang karena nyeri tulang, tetapi pas diperiksa ternyata dari prostat yang menyebar," ujar Aru.
Pentingnya deteksi sejak dini
Kanker yang sering kali dialami oleh pria ini sebenarnya bisa diobati dengan deteksi dini.
Di Amerika Serikat, misalnya, sekitar satu dari sembilan pria terdiagnosis mengalami penyakit ini.
Namun, deteksi dini membantu efektivitas pengobatannya dan membuat angka kematian akibat kanker prostat di negara itu hanya satu dari 41 kasus.
Deteksi dini membantu menekan penyebaran sel kanker ke seluruh organ tubuh sehingga pengobatan akan membuahkan hasil yang efektif.
Untungnya, deteksi dini kanker prostat tidak sulit dan tergolong murah.
Lalu, perkembangannya sangat lama, membutuhkan waktu 20 tahun untuk memunculkan gejala dan 3 hingga 15 tahun untuk menjadi kanker laten.
Aru merekomendasikan pemeriksaan colok dubur untuk mendeteksi dini kanker prostat.
Pemeriksaan ini harus dilakukan oleh semua pria yang berusia 55 tahun ke atas, dan mulai dari usia 50 tahun bila memiliki faktor risiko kanker prostat.
Selain colok dubur, kanker prostat juga bisa dideteksi melalui tes PSA.
Namun, tes PSA tidak dianjurkan untuk dilakukan tanpa colok dubur karena tingginya PSA tidak selalu dikarenakan oleh kanker prostat dan interpretasi yang tidak tepat oleh orang yang bukan ahli bisa menimbulkan kepanikan.
Jika diduga mengalami kanker prostat, dokter bisa menyarankan diagnosis lebih lanjut melalui ultrasonografi, biopsi prostat dan tes PCA3 yang merupakan penanda genetik lain terkait kanker prostat.
Pencegahan
Terdapat faktor-faktor risiko tertentu untuk kanker prostat, seperti usia, yang tidak dapat kita kendalikan.
Tetapi, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker prostat datang, yaitu menghindari merokok, berusaha diet dan rutin berolahraga.
Baca: Viral Foto Rambut Ikonik Miliknya, Kak Seto Sebut Gaya Rambut Berponinya untuk Tutupi Luka di Dahi
(Tribunnewswiki/Septiarani, Kompas/Nabilla)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Belajar dari Kak Seto, Ini Gejala Kanker Prostat yang Perlu Diwaspadai"