Selain itu, sayuran-sayuran ini kaya akan vitamin C,E, dan K, karotenoid, folat, dan mineral.
4. Olahraga teratur
Olahraga teratur dapat menjaga tubuh tetap fit dan sehat sehingga meminimalisir terserang berbagai macam penyakit.
5. Tidak mengonsumsi suplemen vitamin E tambahan
Dalam Journal of National Cancer Institute, terlalu banyak mengonsumsi vitamin E bisa meningkatkan risiko kanker prostat.
Selama apa yang dikonsumsi sudah mencukupi kebutuhan vitamin E, sebaiknya tidak mengonsumsi suplemen vitamin E tambahan.
Vitamin E bisa didapat dari mengonsumsi almond, bayam. brokoli, juga alpukat.
6. Sering ejakulasi
Melakukan ejakulasi secara teratur dapat membersihkan zat karsinogen (zat yang dapat memicu kanker) yang terkandung dalam cairan semen.
Hal tersebut dalam mengurangi risiko timbulnya kanker prostat dalam tubuh.
Kak Seto ungkap derita kanker prostat
Dengan mengunggah foto dirinya berbaring di ranjang perawatan rumah sakit, Kak Seto mengaku banyak pengikut yang menanyakan keberadaannya melalui media sosial.
"Beberapa minggu belakangan ini kondisi kesehatan saya memang menurun. Dan setelah melakukan beberapa kali pemeriksaan ternyata saya didiagnosa mengidap kanker prostat.
Sungguh sangat mengejutkan untuk saya dan juga keluarga." tulis Kak Seto.
Meski demikian, ia mengaku ikhlas dan tabah mengahadapi apa yang terjadi padanya saat ini.
"Sore ini saya sudah berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan dan sekaligus persiapan guna dilakukannya operasi biopsi prostat besok pagi, Sabtu 13 Februari 2021.
Dari hasilnya nanti akan diketahui apakah sel kanker yang ada termasuk jinak atau ganas."
Ia meminta doa dari netizen agar mendapatkan hasil yang terbaik.
"Semoga hasilnya yang terbaik sehingga saya dapat terus melanjutkan pengabdian terbaik saya bagi anak-anak di seluruh tanah-air.
Aamiin YRA..."
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)