Status Crazy Rich PIK Helena Lim Terungkap, Ternyata Hanya Kerabat Pemilik Apotek

Terungkap status Helena Lim atau dikenal sebagai crazy rich Pantai Indah Kapuk yang pamer mendapat vaksin Covid-19.


zoom-inlihat foto
helena-lim-12.jpg
Instagram.com/@helenalim899
Tangkapan layar akun instagram @helenalim899 bahwa ia menerima vaksin Covid-19, Senin (8/2/2021). (Instagram.com/@helenalim899)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama Helena Lim atau dikenal sebagai crazy rich Pantai Indah Kapuk sempat menjadi pembicaraan.

Saat itu, status Helena Lim dipertanyakan karena mendapat vaksinasi Covid-19 lebih dulu dari masyarakat lainnya.

Padahal vaksin tahap pertama ditujukan untuk tenaga kesehatan.

Polisi sempat memanggil Helena Lim guna dimintai keterangan ihwal kasus tersebut.

Helena Lim divaksinasi Covid-19 gratis di Apotek Bumi, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, pun menanggapi kasus Helena Lim.

Ariza mengatakan, Helena Lim merupakan kerabat pemilik dari apotek tersebut.

"Jadi ada pemilik, istri pemilik, anak pemilik, dan Helena Lim yang diakui sebagai keluarga mendapat surat keterangan dari Apotek Bumi di Kebon Jeruk untuk dapatkan fasilitas vaksin," kata Ariza, saat diwawancarai awak media, di Jakarta Utara, Sabtu (13/2/2021).

Dia melanjutkan, tenaga kesehatan hingga pegawai apotek menjadi prioritas vaksin Covid-19

"Namun, di sisi lain, telah diketahui setidaknya ada potensi penyalahgunaan dari pemilik atau pimpinan apotek terkait data-data yang diberikan," tambah Ariza.

Baca: Selebgram Helena Lim Divaksin karena Ngaku Apoteker, Dokter Tirta Sindir di Instagram: Saya Percaya

Helena Lim dan 3 orang lainnya mendapatkan vaksin Covid-19.
Helena Lim dan 3 orang lainnya mendapatkan vaksin Covid-19. (Instagram/dr.tirta)

"Masalah ini sudah ditangani kepolisian, jadi masyarakat bersabar menunggu hasil dari kepolisian," lanjut dia. 

"Dari unsur kesehatan sama Puskesmas hari ini dilakukan klarifikasi saja," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat melansir laman Tribunnews.com, Sabtu  (13/2/2021).

Kata Tubagus, klarifikasi tersebut dilakukan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. 

"Rencana hari ini Puskesmas sama kesehatan saja sifatnya masih klarifikasi, masih mencari pidananya. Belum tentu di peristiwa itu ada pidana. Itu yang kami cari," kata Tubagus. 

Tubagus melanjutkan, pihaknya akan memanggil kembali Helena Lim guna menindaklanjuti hal tersebut.

"Waktunya disesuaikan sama kegiatannya. Ini baru kami inisiatif lidik (penyelidikan)," tutur Tubagus.

Sebelumnya, permasalahan ini muncul saat dr. Tirta mengunggah video Helena lim bersama 3 orang lainnya pamer mendapat vaksin Covid-19.

Pada video tersebut, Helena Lim ditemani oleh 3 orang.

Mereka juga sempat memamerkan KTP masing-masing.

Baca: Crazy Rich PIK Helena Lim Pamer Divaksin Covid-19, Wakil Gubernur DKI Jakarta Pertanyakan Statusnya

Sebelum mendapatkan vaksin, terdapat pernyataan Helena Lim yang dinilai kontroversial.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved