Seollal (Tahun Baru Korea)

Seollal adalah salah satu hari libur nasional paling terkenal di Korea, biasanya melakukan ritual leluhur, memainkan permainan tradisional, makan makanan tradisional, mendengarkan cerita dan berbincang hingga malam.


zoom-inlihat foto
chuseok-nct-dream.jpg
Instagram @nct_dream
Anggota boy group NCT Dream dari kiri ke kanan Jisung, Jaemin, dan Jeno merayakan Hari Raya Chuseok dengan pesta makan bersama

Seollal adalah salah satu hari libur nasional paling terkenal di Korea, biasanya melakukan ritual leluhur, memainkan permainan tradisional, makan makanan tradisional, mendengarkan cerita dan berbincang hingga malam.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seollal (Tahun Baru Imlek; hari pertama kalender lunar) adalah salah satu hari libur nasional paling terkenal di Korea.

Meskipun banyak yang merayakan Sinjeong (Tahun Baru Matahari; 1 Januari dari kalender Gregorian / Barat), orang Korea juga merayakan Seollal, yang biasanya berlangsung selama tiga hari (hari H, satu hari sebelum, dan satu hari berikutnya).

Lebih dari sekedar liburan untuk menandai awal tahun baru, Seollal sungguh merupakan acara khusus bagi orang Korea.

Hari tersebut bukan hanya hari untuk memberi hormat kepada leluhur, tetapi juga merupakan kesempatan untuk mengobrol dengan anggota keluarga.

Selama Seollal, orang Korea biasanya melakukan ritual leluhur, memainkan permainan tradisional, makan makanan tradisional, mendengarkan cerita dan berbincang hingga malam.

Baca: Tahun Baru Imlek

Seollal jatuh pada tanggal yang sama dengan Tahun Baru Imlek, kecuali ketika bulan baru muncul antara jam 15:00 UTC (tengah malam waktu Korea) dan 16:00 UTC (tengah malam waktu Cina).

Dalam kasus ini (rata-rata terjadi 24 tahun sekali), bulan baru akan muncul "keesokan harinya" di Korea dibanding di Cina, dan Seollal akan dirayakan sehari setelah Imlek di Cina.

hadiah hari seollal korea
hadiah hari seollal korea

  • Tradisi


Sebelum Tahun Baru (H-1)

Hari terakhir bulan 12 Kalender Korea dinamakan seotdal geumeum dan malam sebelum tahun baru dinamakan jeya atau jeseok.

Karena merupakan hari yang terakhir, sebisa mungkin orang-orang akan melunasi semua utang dan pembayaran serta berhenti menagih utang sampai tanggal 15.

Pada jeseok, rumah tangga sibuk mempersiapkan tahun baru sampai tengah malam dan saling memberi hadiah akhir tahun berupa makanan dan minuman yang enak kepada kerabat.

Tradisi ini dinamakan sechan atau hadiah makanan.

Di Korea, kesibukan untuk mempersiapkan Seollal dimulai beberapa hari sebelumnya.

Makanan disiapkan terlebih dahulu dan orang-orang mulai membeli dan mengemas hadiah untuk orang tua dan kerabat mereka.

Bagian penting lain dari mempersiapkan Seollal bagi banyak orang adalah membuat rencana perjalanan untuk mengunjungi ke kota asal mereka.

Orang berbondong-bondong memesan bus, kereta api, atau tiket pesawat sebelum semua terjual habis.

Bepergian selama liburan dapat memakan waktu dua hingga empat kali waktu perjalanan normal karena lalu lintas yang padat.

Baca: Sambut Imlek di Tahun Kerbau Logam, Simak Peruntungan Berdasarkan Shio dan Sederet Larangannya

Hari Tahun Baru (Hari-H)

Pada pagi hari tahun baru, seluruh anggota keluarga, orang tua, pemuda-pemudi, pria dan wanita setelah mandi di pagi hari, mengenakan baju baru untuk menyambut tahun baru, dimana tradisi ini dinamakan seolbim.

Setelah itu mereka akan melakukan jeongjo charye, memberi salam kepada leluhur.

Kemudian, mereka mengunjungi dan memberi salam tahun baru (sebae) kepada kakek-nenek, orang tua, saudara yang lebih tua dan tetangga.

Orang tua menerima kunjungan dan salam dari anak-cucu serta saudara-saudara yang lebih muda.

Sementara itu, setelah memberi salam tahun baru kepada orang tua dan kakek-nenek, para pemuda baru boleh bertemu dan berkumpul.

Sudah menjadi tradisi pada tahun baru, para tamu dihibur dan disajikan makanan.

Untuk orang dewasa biasa disajikan minuman keras, dan anak-anak diberi orang tuanya angpao (sebaetdon), kue dan buah-buahan.

Orang yang sedang dalam masa berkabung selama satu atau dua tahun tidak melakukan kunjungan pada saat tahun baru, melainkan hanya menerima kunjungan saja.

pemberian di hari seollal korea
pemberian di hari seollal korea

Deokdam

Pada saat tahun baru, orang-orang berbicara dan mengungkapkan harapan dan hal-hal yang baik-baik, seperti mengharapkan kesehatan dan cita-cita.

Ini dinamakan deokdam atau ungkapan harapan yang baik.

Sebae

Sebae adalah cara memberi hormat kepada orang tua, kakek dan nenek pada hari tahun baru.

Anak-anak mengucapkan salam tahun baru sambil membungkukkan badan "saehae bok manhi badeuseyo" (새해 복 많이 받으세요) yang artinya semoga mendapat banyak keberuntungan tahun baru.

Baca: Hanbok (Pakaian Tradisional Korea)

Permainan Tradisional

Seollal adalah kesempatan bagi seluruh keluarga untuk melakukan kegiatan menyenangkan bersama.

Banyak orang bermain permainan tradisional seperti Yut, permainan kartu Go-Stop, gasing, layangan, jaegi chagi DAN neolttwigi.

Namun, aktivitas yang paling umum adalah yunnori, permainan papan yang dimainkan dengan cara melempar empat tongkat kayu.

Permainan ini sangat mudah dipelajari sehingga semua anggota keluarga, tanpa memandang usia, dapat ikut bermain.

Yunnori dimainkan dengan melemparkan empat tongkat dan menggerakkan bidak permainanmu di sekitar papan tergantung pada jumlah tongkat yang menghadap ke atas.

Setiap tim memiliki empat bidak dan tim pertama yang mendapatkan keempat bidak menang.

permainan tradisional korea
permainan tradisional korea

  • Hidangan


Masakan dan minuman tahun baru Seollal dinamakan seol-eumsik dan seol-sul.

Seol-eumsik adalah istilah untuk semua jenis makanan yang disajikan pada hari itu.

Masakan yang harus ada adalah sup kue beras atau tteokguk.

Minuman keras yang dingin disajikan pada hari pertama bermakna keluarga akan menyambut datangnya musim semi.

Tteokguk dibuat dengan cara menumbuk adonan tepung beras yang sudah direbus dengan palu besar.

Baca: Kimbab

Kemudian dibentuk menjadi gulungan yang dipotong bulat panjang yang akan direbus dalam kaldu daging, disajikan dengan daging sapi dan daging burung pegar.

Sup ini juga disajikan sebagai sesajen jeongjo charye.

Anak laki-laki ditanya umurnya dengan pertanyaan ”Sudah berapa mangkuk tteokguk yang sudah kamu makan?”, yang bermakna sudah berapa kali ia merayakan tahun baru.

Pada hari tersebut banyak warga yang berwisata ke berbagai tempat di seluruh negeri, yang paling banyak dikunjungi antara lain pesisir timur provinsi Gangwon untuk menyaksikan terbitnya matahari pertama pada tahun baru.

(Tribunnewswiki/Septiarani)



Nama Lain Tahun Baru Korea
Dirayakan Masyarakat Korea di Dunia
Jenis Budaya, Agama Buddha
Makna Hari pertama dari kalender Korea (kalender lunisolar)
Frekuensi Tahunan








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved