Selain itu, Nur Hasanah yang juga merupakan pedagang bandeng musiman menyebut, keluarganya sudah menjadi pedagang bandeng musiman sejak 1970-an.
"Sudah dari zaman dulu. Bapak saya sudah jadi pedagang (bandeng musiman) sejak 1970-an. Mulai 1980, saya ikut bantu sampai sekarang," ujar Nur.
Diketahui, Nur biasanya berdagang sayur-sayuran.
Baca: Mengenal Sosok Gus Dur, Ulama di Balik Kebebasan Perayaan Imlek di Indonesia
Baca: Sambut Imlek, Intip 7 Tips Dekorasi Rumah Berikut Beserta Maknanya
Harga Bandeng Naik
Kepala Suku DInas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (Sudin KPKP) Jakarta Barat Iwan Indriyanto menyebut, harga bandeng mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Harga bandeng per kg terendah menjelang Imlek 2021 adalah Rp 50.000. Sedangkan harga bandeng per kg terendah jelang Imlek tahun lalu adalah Rp 45.000.
"Harga tahun ini kisaran Rp 50.000 sampai dengan Rp 100.000 per kg," kata Iwan ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (9/2/2021).
Berdasarkan data Sudin KPKP Jakarta Barat, di tahun ini sedikitnya 23 pedagang bandeng musiman di kawasan Rawa Belong.
Iwan juga mengimbau kepada para pedagang untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
“Pedagang kita imbau untuk selalu menerapkan prokes, terutama memakai masker, menjaga jarak konsumen minimal satu meter dan jangan lupa sering cuci tangan saat melayani konsumen,” pungkasnya.
Baca: Sambut Imlek, Levis Luncurkan Koleksi Terbarunya Celana Jin RED
Baca: Cheongsam, Baju Ikonik Dalam Perayaan Imlek yang Punya Sejarah Panjang
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, KOMPAS.COM/ Sonya Teresa Debora/Fellycia Novka Kuaranita/Ivany Atina Arbi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jakarta "Mendadak Bandeng" saat Imlek, Ada Apa?"